Polisi Ungkap Penipuan Penjualan Mobil Bekas

Kompas.com - 19/02/2013, 17:30 WIB
|
EditorRusdi Amral

CILACAP, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah, menangkap seorang pelaku penipuan dan penggelapan mobil bekas. Polisi mengimbau masyarakat waspada terhadap mobil yang dijual di bawah harga standar karena dimungkinkan mobil tersebut hasil dari aksi kejahatan.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Cilacap Ajun Komisaris Siti Khayati, Selasa (19/2/2013) mengatakan, pihaknya menangkap Fathoni (50), warga Kelurahan Sidanegara, Kecamatan Cilacap Tengah, sedangkan satu tersangka lainnya, Dino, masih dalam pencarian. Kasus penipuan dan penggelapan ini terungkap berkat laporan korban, Wardoyo.

Awalnya, korban membeli sebuah mobil Daihatsu Terios TX warna hitam dari pelaku dengan harga Rp 165 juta pada 5 September 2012. Korban tergiur harganya yang lebih murah. Selain itu, semua prosedur pengurusan surat maupun biaya balik nama Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) yang akan keluar setelah enam bulan itu ditanggung pelaku.

Akan tetapi, saat mengendarai mobil tersebut dari Purwokerto pada tanggal 12 Januari 2013, korban dihentikan oleh alarm "Global Positioning System (GPS)" yang terpasang pada kendaraan itu.

Selanjutnya, korban didatangi dua orang yang mengaku sebagai pemilik mobil, yakni Robby dan Retnowati. Mereka langsung menunjukkan surat-surat lengkap sebagai bukti kepemilikan mobil atas nama Retnowati. Korban selanjutnya menyerahkan mobil tersebut kepada Retnowati," kata Siti.

Setelah ditelusuri, polisi segera menangkap Fathoni. Mobil yang dijual Fathoni ternyata berasal dari sebuah tempat penyewaan (rental) mobil di Purwokerto. Dino, rekan Fathoni, menyewa mobil tersebut dengan harga Rp 12 juta per bulan dan selanjutnya diserahkan kepada Fathoni untuk dijual.

Pelaku dijerat dengan Pasal 378 dan/atau 372 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) tentang penipuan dan/atau penggelapan dengan ancaman hukuman penjara paling lama empat tahun.

 

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X