Kompas.com - 11/02/2013, 10:53 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

LUWU TIMUR, KOMPAS.com - Tak kurang dari 500 warga Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Senin (11/2/2013) menggelar aksi unjuk rasa di di pertigaan jalan poros menuju ke lokasi pabrik PT. Vale. Demonstrasi ini digelar sebagai bentuk protes terhadap perusahaan tambang nikel itu, yang tak kunjung membayar ganti kerugian atas tenggelamnya lahan persawahan warga.

Dalam orasinya, warga meminta agar PT Vale segera membayarkan dana kompensasi lahan pertanian dan persawahan yang tenggelam akibat pembuatan Dam Pembangkit listrik larona milik PT Vale. "Seharusnya pihak perusahaan telah membayarkan dana kompensasi atas kerugian yang dialami warga, karena persoalan ini sudah lama. Namun hingga kini perusahaan hanya menjanji saja," ungkap Sahruddin, selaku kordinator aksi.

Sahruddin menambahkan, jika persoalan tenggelamnya ribuan lahan persawahan dan kebun warga terjadi sejak tahun 1975 silam. Namun disayangkan, hingga kini pihak perusahaan seolah mengabaikan kewajibannya untuk membayar kompensasi. Menurut dia, selama ini pihak perusahaan selalu menjanjikan lewat pertemuan, namun janji tersebut tidak direalisasikan.

Pendemo mengancam, jika saja tuntutan kami tidak digubris, maka aksi ini akan terus berlanjut. Saat ini warga mendirikan tenda di lokasi aksi, tenda tersebut didirikan untuk bertahan melanjutkan aksinya hingga tuntutan mereka dipenuhi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.