Kompas.com - 06/02/2013, 16:31 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

MAMASA, KOMPAS.com — Pencarian lima pendaki yang dinyatakan hilang di Gunung Gandang Dewata, Mamasa, Sulawesi Barat, terus digencarkan hingga sore ini. Namun, baik tim gabungan dari mahasiswa, tim SAR Muhammadiyah, Basarda, Tagana, maupun kepolisian mengalami kesulitan saat hujan lebat dan kabut menghadang.

Seperti yang telah diberitakan pagi tadi, 65 relawan mahasiswa dari Makassar, Polewali Mandar, dan Majene, Rabu (6/2/2013), kembali diberangkatkan melalui jalur Mamuju dan Mamasa untuk membantu tiga tim pencari yang sudah diberangkatkan sejak Sabtu pekan lalu. Ada pula dua tim lain dari Mapala Mamuju, Tagana, dan Basarda Sulbar yang berangkat pada Selasa.

Kondisi cuaca yang buruk berupa kabut tebal dan hujan deras yang mengguyur wilayah ini sejak empat hari terakhir membuat upaya pencarian terhambat. Koordinator posko pencarian, Qashlim, menyebutkan, tim pencari sempat menghentikan pencarian karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.

Kemarin pun tim ini sempat bermalam di pos lima sebelum melanjutkan pencarian hari ini. Menurut Qashlim, berdasarkan kontak terakhir dengan tim, belum ada tanda-tanda atau jejak kelima pendaki.

Kelima mahasiswa tersebut dinyatakan hilang sejak 25 Januari 2013. Mereka dijadwalkan kembali ke kampus masing-masing pada 31 Januari 2013, tetapi hingga hari ini belum ditemukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X