Kompas.com - 14/01/2013, 13:44 WIB
EditorDini

Sejak 2011, Edo mengeluarkan rancangan dengan memanfaatkan kain perca yang hingga kini tetap diminati. Kain perca batik dan lurik disambung-sambung, kemudian diolah dengan sentuhan quilt.

Tak ketinggalan, sebagai ciri khas Edo pada beragam busana batik katun, adalah aksen bis katun bermotif geometris, garis-garis atau kotak-kotak. Bis tersebut seolah menjadi bingkai modern yang bertugas menjaga warisan leluhur yang tak ternilai.

Tren itu tawaran
Musa Widyatmodjo juga mengingatkan bahwa tren itu sekadar tawaran. Sebagai perancang mode, ia tentunya mengamati perkembangan tren dunia. Namun, setiap perancang adalah individu unik yang akan menentukan ciri dan gaya personal.

”Dengan konsumen yang lebih percaya diri dan lebih berani bereksperimen, mode bahkan bukan lagi komunikasi satu arah dari perancang ke konsumen. Konsumen juga menciptakan gaya individu yang makin kuat,” ujarnya.

Musa mengatakan, perancang mode juga dituntut selalu menawarkan sesuatu yang baru dengan kekhasan garis desain. Label Musa Widyatmodjo yang memang didedikasikan untuk mengolah kain warisan budaya Indonesia, misalnya, tahun ini hadir dengan pola kombinasi bahan dalam satu busana.

Beragam kain Indonesia, jumputan, tenun garut, dan batik pekalongan, misalnya, dikombinasi Musa menjadi jaket panjang. Kombinasi itu diikat dengan kesesuaian warna dan berat jenis bahan.

Dalam siluet yang sederhana, kemewahan tampil dengan menonjolkan keindahan kain Indonesia. Sebagai detail, Musa menggunakan sulam jelujur yang juga berfungsi mempertegas potongan.

Untuk label M by Musa yang merupakan koleksi siap pakai, Musa juga menggunakan pola sambung-kombinasi, tetapi dengan pilihan bahan minimalis seperti belacu dipadu kain transparan atau berjaring seperti organdi dan organza.

Dengan teknik potongan yang tepat, padu padan bahan itu menjadi harmoni dalam satu baju.

(Nur Hidayati/Sarie Febriane)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.