Badai Berlalu, Aktivitas Pantai Kuta Kembali Normal - Kompas.com

Badai Berlalu, Aktivitas Pantai Kuta Kembali Normal

Kompas.com - 12/01/2013, 16:17 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Aktivitas wisatawan di Pantai Kuta, Bali, Sabtu (12/01/2012) kembali normal setelah Badai Narelle menerjang beberapa hari lalu. Wisatawan pun mulai diizinkan kembali berenang di Pantai Kuta.

"Sekarang karena angin tidak keras, kita memperbolehkan pengunjung untuk berenang dan berselancar," ujar Nyoman Tambun, pengawas Balawista Kuta saat ditemui di Pantai Kuta, Sabtu siang. Meski kondisi angin dan gelombang sudah berangsur normal, petugas Balawista tetap siaga jika sewaktu-waktu cuaca kembali berubah.

"Kita lihat juga ombaknya, kalau banyak arus kita cabut bendera merah kuning dan dipasang bendera larangan berenang," jelas Tambun.

Sedikitnya 8 petugas Balawista terlihat berjaga di pos dekat pintu masuk pantai. Mereka mengawasi aktivitas wisatawan yang berada di Kuta.

Seperti diberitakan, dalam sepekan terakhir, angin kencang dengan kecepatan 10-45 Km per melanda hampir di seluruh wilayah di Bali. Akibatnya, sejumlah pohon besar dan bangunan roboh dan menimbulkan korban jiwa maupun luka.


Komentar

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional

Close Ads X