Kompas.com - 31/12/2012, 04:48 WIB
EditorBenny N Joewono

MAKASSAR, KOMPAS.com - Pengamat masalah pendidikan dari Universitas Negeri Makassar Dr Farimah Haris mengatakan, anak berkebutuhan khusus (ABK) memiliki potensi yang lebih dibanding anak normal.

"Mereka (ABK) itu memiliki potensi mengembangkan bakatnya lebih besar dibanding anak normal, meskipun dengan keterbatasan panca indra," kata Fatimah di Makassar, Minggu (30/12/2012).

Menurut dia, keluarga yang memiliki ABK tidak boleh dikucilkan dari lingkungan sekitarnya. Sebab bila dikucilkan, maka mereka akan rendah diri dan tak ingin bersosialisai dengan lingkungan sekitarnya.

Karena itu, ABK perlu mendapatkan dukungan, sehingga potensinya dapat melebihi anak normal lainnya, kata Fatimah yang juga Pengawas Pendidikan Provinsi Sulsel. Dari hasil survei yang dilakukan untuk program doktornya, disebutkan bahwa manusia memiliki suatu pandangan tentang diri sendiri.

Pandangan inilah yang disebut gambaran yang meliputi kesehatan fisikal, kebolehan, kelemahan dan tingkah laku. Sebagai gambaran, ABK tunarungu, mereka secara lambat laun akan menyadari kekurangannya.

Karena itu, lanjut guru SLB selama 24 tahun terakhir ini, cara menanganinya dengan memasukkan dirinya sebagai anggota atau bagian dari lingkungannya yang baru terlepas dari segala kompleksitasnya atau kekurangannya.

"Dengan begitu, ABK akan tumbuh rasa percaya dirinya dan selanjutnya dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.