Ribuan Rumah Terendam Banjir

Kompas.com - 30/12/2012, 02:49 WIB
Editor

 

Slawi, Kompas - Hujan yang mengguyur wilayah Tegal, Jawa Tengah, sejak Jumat petang hingga malam hari mengakibatkan banjir di sekitar enam desa di wilayah pantai utara Kabupaten Tegal serta empat kelurahan di Kota Tegal, Sabtu (29/12). Ribuan rumah terendam air hingga ketinggian 1,5 meter.

Banjir di Kabupaten Tegal melanda, antara lain, Desa Maribaya, Plumbungan, dan Kemuning di Kecamatan Kramat, Desa Sidoharjo dan Jatibogor di Kecamatan Suradadi, serta Desa Pesarean di Kecamatan Adiwerna. Ketinggian air di jalan raya mencapai 1,5 meter, sedangkan di permukiman berkisar 0,5 meter hingga 1 meter.

Di Kota Tegal, banjir terjadi, antara lain, di Kelurahan Sumurpanggang, Kalinyamat Kulon, Pesurungan Lor, dan Kaligangsa di Kecamatan Margadana. Banjir di Kelurahan Kalinyamat Kulon dan Kaligangsa menggenangi jalan, sedangkan di Kelurahan Sumurpanggang dan Pesurungan Lor banjir menerobos ke rumah.

Berdasarkan data Kantor Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat Kota Tegal, banjir di Sumurpanggang merendam 550 rumah, sementara di Pesurungan Lor 60 rumah. Sabtu siang banjir mulai surut, tetapi warga belum bisa beraktivitas secara normal.

Luapan sungai

Di wilayah Kecamatan Kramat dan Surodadi, banjir terjadi akibat Sungai Cacaban meluap. Warga yang rumahnya tergenang banjir terpaksa mengungsi ke pinggir jalur pantura yang posisinya lebih tinggi. Bahkan, sebagian warga terpaksa dievakuasi dengan menggunakan perahu karet oleh tim SAR gabungan bersama TNI dan polisi. Dua rumah di Desa Maribaya ambruk tergerus banjir.

Nurohman (34), warga Maribaya, mengatakan, banjir menggenangi jalan sejak Jumat malam dan masuk ke rumah pada Sabtu sekitar pukul 02.00. ”Rumah saya juga terendam air. Ini warga mengungsi di pinggir pantura,” ujarnya. Di Maribaya sekitar 1.000 rumah terendam banjir.

Komandan Kodim 0712 Tegal Letnan Kolonel Infanteri Jefson Marisono mengatakan telah mendirikan tenda di Maribaya untuk pusat evakuasi dan bantuan logistik warga. Kodim 0712 Tegal menerjunkan satu peleton pasukan untuk membantu warga.

Pemerintah Kota Tegal juga mendirikan tiga posko pengungsian serta dapur umum di kantor Kecamatan Margadana, halaman madrasah ibtidaiyah, dan halaman rumah warga.

Sementara itu, banjir yang melanda sejumlah titik di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sejak 22 Desember 2012 hingga Sabtu (29/12) belum surut, terutama di wilayah Kecamatan Baleendah. Ketinggian air berkisar 1 meter, sementara sekitar 4.000 warga masih mengungsi.

”Di sebagian besar wilayah banjir sudah surut, bahkan di beberapa titik sudah kering. Namun, khusus di sejumlah titik, seperti di Kampung Cieunteung, Kelurahan Baleendah, dan Kelurahan Andir (Kecamatan Baleendah), ketinggian air masih sekitar 1 meter,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung Marlan.

Cuaca dua hari terakhir yang cenderung cerah membuat banjir surut. Walaupun terjadi hujan, tetapi tidak deras. Di daerah yang sudah kering, warga membersihkan rumah dari lumpur, dibantu relawan. (WIE/SEM)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.