Kompas.com - 15/11/2012, 12:10 WIB
|
EditorFarid Assifa

KEDIRI, KOMPAS.com - Datangnya bulan Suro dalam penanggalan Jawa, banyak diperingati di beberapa daerah. Di Kota Kediri, Jawa Timur, kalangan budayawan dan seniman yang tergabung dalam komunitas Garuda Muka menggelar Kirab Nusantara, Kamis (15/11/2012).

Lebih dari seratus orang berpartisipasi dalam kirab yang menempuh jarak sekitar 5 kilometer dengan jalan kaki itu. Para peserta tersebut datang dari berbagai daerah dengan menampilkan identitas komunitas budaya dan kesenian masing-masing.

Sebuah panggung yang didirikan di Jalan Airlangga menjadi titik finish, sekaligus menjadi pusat ritual yang cukup menarik animo masyarakat itu. Di panggung itupula berbagai sayuran, buah-buahan serta nasi tumpeng yang sebelumnya diarak dalam kirab, menjadi rebutan warga yang sudah berkerumun sejak pagi. Dan yang paling mereka tunggu adalah tebar koin sebagai penutup kegiatan.

"Untuk mencari berkah pada bulan Suro ini dan uang koin yang saya dapat, nanti akan saya simpan," ujar Jumiati, seorang warga.

Menurut Resi Tunggul Pamenang, tetua komunitas Garuda Muka, bulan Suro merupakan hari raya bagi kaum Jawa dan kirab tersebut merupakan bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas segala limpahan anugerah-Nya.

"Rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas segala karunia-Nya," kata Resi Tunggul Pamenang.

Meskipun demikian, kata pria yang masih kerabat keturunan raja Airlangga itu, dalam kirab tersebut tidak hanya diikuti oleh etnis Jawa. Beberapa etnis seperti Tionghoa juga turut serta.

"Ini menunjukkan bahwa negara ini merupakan negara Pancasila dimana dengan keberagamannya namun tetap satu," katanya. Setelah kirab tersebut juga akan digelar pementasan wayang semalam suntuk sebagai ruwatan terhadap bangsa ini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X