Kompas.com - 15/11/2012, 09:33 WIB
|
EditorFarid Assifa

KEDIRI, KOMPAS.com - Warga Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur memperingati datangnya bulan Suro, dalam penanggalan Jawa, dengan cara yang unik, yaitu dengan melakukan "perang" dawet.

Dawet atau minuman sejenis camcau yang terbungkus dalam kantong plastik itu dihamburkan ke udara sehingga kadang juga menyasar warga. Saling lempar dawet antarpeserta ritual juga kerap terjadi, namun jauh dari rasa amarah. Ritual tersebut dilakukan setelah warga melakukan doa bersama di makam leluhur desa setempat. Tak ketinggalan juga nasi kenduri sekaligus ayam panggang yang dipersembahkan oleh warga, tersaji dalam gelaran doa itu.

Camat Grogol, Ngaseri menyatakan, ritual tersebut merupakan tradisi peninggalan leluhur dengan harapan masyarakat desa senantiasa mendapat limpahan kemakmuran dan ketentraman. Ragam ritual bersih desa tersebut juga ditujukan agar hujan segera turun agar ketersedian air tercukupi. Sebab, minimnya hujan saat ini cukup mempengaruhi hasil pertanian masyarakat.

"Kami berdoa kepada Tuhan agar secepatnya diberi hujan, sehingga para petani cukup terbantu," kata Ngaseri di sela ritual berlangsung, Rabu (14/11/2012). Selain menghormati leluhur, Ngaseri menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menyambut datangnya tahun baru Hijriyah dalam penanggalan islam.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X