Mahasiswa Unibraw Hilang di Semeru

Kompas.com - 31/10/2012, 11:13 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

MALANG, KOMPAS.com — Seorang mahasiswa Teknologi Pertanian di Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang, Jawa Timur, Muhammad Siras Awaludin Iqbal (19), hilang di Gunung Semeru sejak Senin (29/10/2012). Hilangnya Iqbal itu baru dilaporkan pada Selasa (30/10/2012) kepada pihak pos Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Ranupane.

Menurut Kepala Resort Ranupane Sarmin saat dihubungi via telepon, Rabu (31/10/2012), setelah mendapatkan laporan, pihak TNBTS, dan search and rescue (SAR), serta polisi pada Rabu (31/10/2012), sudah melakukan pencarian survivor yang diduga hilang saat turun dari puncak. "Korban diperkirakan hilang antara puncak Mahameru-Cemoro Tunggal-Kalimati," kata Sarmin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari SAR Gunung Semeru, korban berangkat mendaki ke Gunung Semeru dengan jumlah rombongan 20 orang. Sebanyak 19 pendaki naik ke puncak, sedangkan satu orang tidak ikut naik karena sakit.

Saat turun, Iqbal memaksa untuk turun sendirian. Tapi, saat teman-temannya sudah berada di tenda di Kalimati ternyata Iqbal belum sampai di tenda. Setelah Iqbal tak kunjung tiba di tenda, teman-temannya langsung melaporkan ke petugas di Pos Ranupane. "Petugas gabungan dari TNBTS, SAR, polisi, dan TNI, serta relawan sedang melakukan pencarian di antara Kalimati-Cemorotunggal," jelas Sarmin.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sulut Siapkan Laboratorium Pemeriksaan Sampel Corona

Sulut Siapkan Laboratorium Pemeriksaan Sampel Corona

Regional
Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Regional
Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Regional
Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Regional
UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

Regional
Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Regional
Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Regional
Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Regional
Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Regional
Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Regional
Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Regional
Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Regional
60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X