Petasan dan Miras Disita, Pedagang Tak Ditahan

Kompas.com - 04/08/2012, 14:03 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur menggelar Operasi Cipta Kondisi. Hasilnya, ratusan petasan ledak, minuman keras botolan berbagai merek dan puluhan liter ciu disita petugas. Namun, dengan alasan pembinaan, petugas tidak menahan satupun penjualnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Timur, AKBP Dian Perri mengungkapkan, razia tersebut dilakukan dalam rangka menjaga suasana khusuk selama umat Muslim menjalankan ibadah puasa. Razia tersebut dilakukan dari pukul 22.00 WIB hingga 01.00 WIB.

"Sebanyak 430 petasan ledak kami sita di wilayah Pasar Rebo, 436 botol miras dari warung-warung jamu pinggir jalan di Kramat jati, juga 50 liter ciu. Satu kafe di Cakung juga kami tutup," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (4/8/2012).

Dian melanjutkan, pihaknya memiliki komitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah. Oleh sebab itu, razia-razia semacam ini akan rutin dilakukan oleh pihaknya hingga peredaran petasan maupun minuman keras di masyarakat, benar-benar hilang.

"Kami jaga agar bulan puasa ini aman dan terkendali. Kami masih akan melakukan razia lagi, ini akan rutin dilakukan," lanjutnya.

Kapolsek Pasar Rebo, Komisaris (Pol) Sutardi mengungkapkan, terjadi pergeseran pola penjualan petasan ledak. Sebelumnya, petasan ledak dijual di pinggir-pinggir jalan bersama dengan kembang api dan sebagainya, namun ada pelarangan, penjualan barang berbahaya tersebut bergeser ke permukiman.

"Ya memang sekarang yang lapak-lapak di pinggir itu sudah jarang yang jual. Yang ramai malah di permukiman. Anggota kami menelusuri. Masyarakat juga kalau ada, lapor," ujarnya.

Sementara itu, polisi hanya mendata identitas seorang penjual di daerah Kampung Gedong, Jakarta Timur yang kedapatan menjual petasan ledak. "Kami kan hanya sifatnya pembinaan, kami data, kami foto, ada bukti barang-barangnya disita, lalu kami minta keterangan," lanjutnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Dua Bulan Merantau, Penjual Bakso Ditendang hingga Terpental gara-gara Salah Paham Harga

Baru Dua Bulan Merantau, Penjual Bakso Ditendang hingga Terpental gara-gara Salah Paham Harga

Regional
Tersangka Demonstran Rumah Mahfud MD Dijerat 3 Pasal, Penghasutan, Ancaman Kekerasan, dan Karantina Kesehatan

Tersangka Demonstran Rumah Mahfud MD Dijerat 3 Pasal, Penghasutan, Ancaman Kekerasan, dan Karantina Kesehatan

Regional
Disindir Bobby soal Banjir, Akhyar: Ibu Kota Negara Tempat Tinggal Presiden Juga Kebanjiran

Disindir Bobby soal Banjir, Akhyar: Ibu Kota Negara Tempat Tinggal Presiden Juga Kebanjiran

Regional
Teriakkan Kata 'Bunuh' di Depan Rumah Mahfud MD, Ini Motif Demonstran yang Jadi Tersangka

Teriakkan Kata "Bunuh" di Depan Rumah Mahfud MD, Ini Motif Demonstran yang Jadi Tersangka

Regional
Fenomena King Kobra Bermunculan di Grobogan, Berukuran Sebetis Orang Dewasa hingga Resahkan Warga

Fenomena King Kobra Bermunculan di Grobogan, Berukuran Sebetis Orang Dewasa hingga Resahkan Warga

Regional
29 Istri Petahana Maju Jadi Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

29 Istri Petahana Maju Jadi Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

Regional
Acara Indonesian Scooter Festival Dihentikan Paksa, Berkerumun Tanpa Masker, Dibubarkan dengan Pengeras Suara

Acara Indonesian Scooter Festival Dihentikan Paksa, Berkerumun Tanpa Masker, Dibubarkan dengan Pengeras Suara

Regional
BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

Regional
Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak 'Bunuh' Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak "Bunuh" Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Regional
Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Regional
Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X