Kompas.com - 05/07/2012, 22:10 WIB
|
EditorBenny N Joewono

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang dukun berinisial AA (55) dilaporkan oleh tiga putri kandungnya, yaitu PP (17), MT (19), dan TM (35), ke Polda Metro Jaya, Kamis (5/7/2012).

Dukun beristri lima itu dilaporkan lantaran kerap menyetubuhi ketiga anaknya tersebut dengan mengancam akan menganiaya ibu mereka atau tidak memberikan uang sekolah.

AA yang sehari-hari berpraktik di kliniknya yang terletak di kawasan Slipi, Jakarta Barat, itu tinggal bersama istri ketiga dan anak-anak dari istrinya itu. Sementara istri-istri AA lainnya tinggal terpisah.

Kakak korban, yakni Antok, menuturkan, terungkapnya aksi tidak senonoh sang ayah bermula dari surat adiknya, MT.

MT meninggalkan secarik kertas surat kepada ibunya, MR. Dalam suratnya, MT mengaku sering dipaksa sang ayah memuaskan nafsunya. Aksi itu sudah dilakukan pria paruh baya itu sejak MT duduk di kelas II SMP.

"Adik saya merasa telah membohongi dan berdosa kepada keluarga karena dia selama ini menutupi perlakuan bejat bapak saya," kata Antok.

Mendapati surat itu, MR shock. MR kemudian mengadukan aksi sang suami kepada adik AA yang bernama AR. AR kemudian menceritakan lagi peristiwa itu kepada BD, keponakan AA.

Betapa terkejutnya MR saat tahu ternyata istri BD juga telah dinodai AA. Kakak Antok, TM (35), pun mengaku pernah disetubuhi AA. Demikian pula dengan PP (17).

"Mendengar itu semua, saya ngamuk. Saudara-saudara saya ini diperlakukan seperti istri oleh Bapak," papar Antok.

Korban, menurut Antok, terpaksa menuruti keinginan sang ayah karena diancam. Jika menolak, ibu mereka akan disiksa dan mereka tidak akan mendapatkan uang sekolah.

Biasanya, sebelum melakukan persetubuhan, AA melakukan berbagai trik agar anak-anaknya itu mau dibawa pergi dari rumah.

"Modusnya menasihati hingga diancam uang sekolah tidak akan dibayarkan jika tidak mau melayani nafsunya," ujar Antok.

AA, kata dia, kerap menodai para korban di kliniknya.

Selain membuat laporan tertulis, Antok juga menyerahkan sejumlah barang bukti, di antaranya dildo, alat kelamin pria palsu bergetar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.