Pembangunan Dermaga Nanganio Terkendala Soal Ulayat - Kompas.com

Pembangunan Dermaga Nanganio Terkendala Soal Ulayat

Kompas.com - 28/11/2011, 22:04 WIB

ENDE, KOMPAS.com -- Pembangunan tahap awal Dermaga Niaga di Nanganio, Desa Watu Kamba, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, belum dapat dilaksanakan karena mengalami penolakan dari masyarakat adat.

Sejumlah mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Ende berunjuk rasa menentang pembangunan dermaga itu, Senin (28/11/2011), di halaman kantor Bupati Ende.

"Pemda telah mengabaikan hirarki dan struktur masyarakat adat. Ada hak ulayat yang tidak diindahkan oleh pemda, dalam hal ini Mosalaki Puu yang belum dilibatkan. Namun pada bulan Desember 2011 ternyata sudah diagendakan peletakan batu pertama," kata Ketua GMNI Cabang Ende, Tasnim Pong.

Bupati Ende Don Bosco M Wangge, saat berdialog dengnan pengunjuk rasa di ruang kerjanya, menjelaskan bahwa peletakkan batu pertama dermaga niaga sudah terjadwal. Karena dalam pertemuan pada 22 Januari 2011 telah diperoleh kesepakatan antara pemda dengan masyarakat dan tokoh adat setempat.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ende Abraham Badu menyatakan, pemda akan kembali mengadakan pertemuan dengan seluruh masyarakat dan tokoh adat di Watu Kamba pada 7 Desember guna mencegah riak-riak penolakan dari masyarakat.

Abraham mengemukakan, survei dan penetapan lokasi sudah dilaksanakan dengan menggunakan dana APBD Provinsi NTT. Sedangkan dana pembangunan dermaga itu berasal dari APBN.

"Dermaga niaga ini sebagai salah satu pintu masuk untuk kelancaran barang dan jasa di wilayah utara Flores," kata Abraham.


EditorNasru Alam Aziz

Terkini Lainnya

Hujan Disertai Angin Kencang Akan Landa Jaksel dan Jaktim Hari Ini

Hujan Disertai Angin Kencang Akan Landa Jaksel dan Jaktim Hari Ini

Megapolitan
Opsi KPU untuk Jalan Tengah Polemik Pencalonan OSO sebagai Anggota DPD

Opsi KPU untuk Jalan Tengah Polemik Pencalonan OSO sebagai Anggota DPD

Nasional
Menilik Gaya Komunikasi Politik 'Sontoloyo' ala Jokowi dan 'Tampang Boyolali' ala Prabowo

Menilik Gaya Komunikasi Politik "Sontoloyo" ala Jokowi dan "Tampang Boyolali" ala Prabowo

Nasional
Kerugian Negara Dikembalikan, Pejabat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Sampah Tidak Ditahan

Kerugian Negara Dikembalikan, Pejabat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Sampah Tidak Ditahan

Regional
Alasan 6 KPU Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih

Alasan 6 KPU Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih

Nasional
Universitas Brawijaya Raih Juara Umum UTU Award 2018

Universitas Brawijaya Raih Juara Umum UTU Award 2018

Edukasi
Sebuah Gudang Bank BNI di Kota Palopo Terbakar

Sebuah Gudang Bank BNI di Kota Palopo Terbakar

Regional
KPK Telusuri Pembahasan Rencana Tata Ruang Terkait Proyek Meikarta

KPK Telusuri Pembahasan Rencana Tata Ruang Terkait Proyek Meikarta

Nasional
Pekerja Proyek Pembangunan Bandara NYIA Tewas Setelah Terjatuh ke Saluran Air

Pekerja Proyek Pembangunan Bandara NYIA Tewas Setelah Terjatuh ke Saluran Air

Regional
Saat Ketua KPK Blusukan ke Sungai Mahakam dan Temukan Penumpukan Batubara Ilegal

Saat Ketua KPK Blusukan ke Sungai Mahakam dan Temukan Penumpukan Batubara Ilegal

Regional
Tim Mapagama UGM Siap Arungi Sungai Franklin Australia

Tim Mapagama UGM Siap Arungi Sungai Franklin Australia

Edukasi
Kasus Jamal Khashoggi, Saudi Tak Bakal Turuti Permintaan Turki

Kasus Jamal Khashoggi, Saudi Tak Bakal Turuti Permintaan Turki

Internasional
Poster Jokowi-Ma'ruf Dipasang di Tempat Ibadah di Garut, Tim Lakukan Investigasi

Poster Jokowi-Ma'ruf Dipasang di Tempat Ibadah di Garut, Tim Lakukan Investigasi

Nasional
6 Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu

6 Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu

Nasional
Kronologi Pelaku Perampokan Sopir Taksi 'Online' Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi

Kronologi Pelaku Perampokan Sopir Taksi "Online" Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi

Regional

Close Ads X