Bayi Harus Dapat Imunisasi Difteri

Kompas.com - 09/10/2011, 14:28 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

SURABAYA, KOMPAS.com — Guna mencegah penularan penyakit difteri, para orangtua diimbau untuk mengimunisasikan bayinya. Imunisasi difteri bisa diperoleh di puskesmas dan  posyandu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Esty Martiana Rachmie menuturkan, Surabaya masuk dalam wilayah yang mendapat perhatian dalam kasus penularan penyakit difteri. Kondisi ini terjadi karena Surabaya merupakan daerah dengan tingkat migrasi yang tinggi. "Surabaya adalah daerah urban sehingga banyak orang datang dan pergi. Ini menambah risiko penularan," ujarnya, Minggu (9/10/2011).

Berdasarkan penelitian di lapangan, penularan penyakit ini lebih banyak ditemukan pada bayi dan anak-anak yang tidak mendapatkan imunisasi. Oleh karena itu, imunisasi menjadi langkah penting dalam mencegah penularan penyakit ini. "Imunisasinya sangat mudah, di posyandu pun sudah ada. Kami akan mendatangi orangtua untuk mengimunisasikan anaknya," tambahnya.

Selain imunisasi, lanjut dia, Pemkot Surabaya akan mengikuti program pemerintah provinsi dalam mencegah penularan difteri.

Gubernur Jatim Soekarwo sejak Jumat (7/10)  telah menetapkan kejadian luar biasa (KLB) terhadap penyakit difteri di Jawa Timur. Ini karena sejak Januari hingga Oktober 2011 ini sudah 328 orang tewas akibat penyakit ini.

Guna menekan bertambahnya kasus difteri, Pemprov Jatim mulai Senin akan menggelar vaksinasi massal di beberapa daerah persebaran difteri, khususnya di 11 kabupaten/kota, yakni Kota Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Mojokerto, Bangkalan, Sampang, Sumenep, Pamekasan, Blitar, Gresik, dan Banyuwangi.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X