Yama Carlos Sesalkan Briptu Norman Mundur

Kompas.com - 24/09/2011, 07:17 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pencinta militer sekaligus aktor laga Indonesia di film Badai di Ujung Negeri, Yama Carlos, menyayangkan mundurnya Briptu Norman Kamaru dari Kepolisian Brimob Gorontalo.

Namun, menurut Yama, langkah sosok pria mendadak tenar karena aksinya menyanyikan lip sync tembang "Chaya-chaya" itu merupakan opsi pribadi sendiri sang briptu. "Saya pribadi sangat menyayangkan. Padahal, menjadi bagian Korps Brimob merupakan suatu kebanggaan," ujar Yama saat sebelum penayangan perdananya film Badai di Ujung Negeri, di Blitzmegaplex, Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (23/9/2011).

Menurut Yama, yang berperan sebagai seorang sosok tentara dalam filmnya tersebut, menjadi bagian dari korps bersenjata mempunyai daya tarik sendiri. "Jadi semacam tentara menurut gue keren banget. Banyak pengalaman yang bisa digali dan didapatkan di sana," sambungnya.

Yama sendiri, dalam pembuatan filmnya ini sempat berkecimpung dalam aktivitas kemiliteran. Disiplin diri dan rutinitas latihan dilakukannya selama delapan hari dalam sebuah kamp di Marinir Cilandak KKO, Jakarta. Aktivitas seperti menggunakan senjata, latihan fisik seperti renang dan joging, serta pendalaman rasa semangat cinta akan Tanah Air dan menghargai sesama.

Tapi ;agi-lagi, Yama berpendapat, semua keputusan murni terletak di dalam diri Briptu Norman. Dirinya tidak ingin mengintervensi dan memaksakan kehendaknya atas orang lain termasuk dikarenakan aktivitas barunya menyelami aktivitas militer beberapa saat lalu.

"Cuma bisa bilang itu keputusan pribadi sendiri. Hanya dia dan Tuhan yang tahu apa-apa di balik keputusan itu. Tapi yang pasti semoga dia bisa bertanggungjawab dengan keputusan yang diambil. Dia harus bisa mempertanggungjawabkan itu lah," tutup Yama. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.