Penembakan Terjadi Lagi di Puncak Jaya

Kompas.com - 12/07/2011, 21:52 WIB
EditorBenny N Joewono

SENTANI, KOMPAS.com - Kasus penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua kembali terjadi, kali ini mengenai dua anggota TNI-AD dari Yonif 753/AVT Nabire, satu orang warga.

Penembakan tersebut terjadi di Kampung Kalome, Distrik Tinggi Nambut, pada pada Selasa (12/7/2011) sekitar pukul 07.00 Waktu Indonesia Timur (Wit), mengenai tangan dan kaki ketiga korban.

Kapolres Puncak Jaya Alex Korwa, di Jayapura, mengatakan ketiga orang ini belum diketahui identitasnya, namum ada dugaan yang terkena tembak adalah satu warga sipil dan dua adalah anggota TNI Yonif 753/AVT Nabire.

"Korban penembakan kali ini belum diketahui identitasnya, tapi yang jelas satu orang warga sipil dua orang anggota TNI-AD dari Yonif 753/ AVT Nabire," katanya.

Ia mengakui pihak Kepolisian setempat kesulitan menangkap pelaku penembakan yang sering menjalankan aksinya di daerah tersebut, karena mereka selalu berpindah-pindah tempat.

Dikatakannya, pelaku penembakan tersebut adalah kelompok sipil bersenjata yang menguasai medan di salah satu kabupaten di wilayah pegunungan provinsi paling timur Indonesia ini dibandingkan dengan aparat setempat.

Menurut dia Kampung Kalome saat ini menjadi basis kelompok sipil bersenjata ini dari tempat sebelumnya di Kampung Puncak Senyum. Hingga saat ini, dua korban anggota TNI dari Yonif 753/AVT masih berada di RSUD Mulia untuk mendapatkan perawatan yang intensif.

Proses evakuasi ke Jayapura masih kesulitan karena terhalang cuaca dan helicopter masih tertahan di Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X