Aktivitas Gunung Lokon Meningkat

Kompas.com - 12/07/2011, 05:43 WIB
EditorJimmy Hitipeuw

MANADO, KOMPAS.com — Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, terus mengeluarkan semburan sejak Senin (11/7/2011) dini hari. Semburan material vulkanik membuat sebagian wilayah Kota Tomohon berdebu dan status gunung dinaikkan dari Siaga menjadi Awas sejak Minggu pukul 22.00.

Jika kondisi semakin membahayakan, masyarakat akan dievakuasi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi menaikkan status Lokon menjadi Awas karena peningkatan aktivitas vulkaniknya dalam beberapa hari terakhir.

"Sudah ada dua letusan pada pukul 00.39 dan 00.50, memuntahkan material vulkanik sepanjang 2 kilometer (km) ke arah timur dengan ketinggian asap 600 meter. Pusat erupsi ada di Kawah Tompaluan. Letaknya di lembah antara Kawah Lokon dan Kawah Empung," kata Kepala PVMBG Surono, Senin kemarin.

Selengkapnya mengenai laporan ini dapat disimak di: http://cetak.kompas.com/read/2011/07/12/05132630/aktivitas.gunung.lokon.meningkat.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

    15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

    Regional
    Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

    Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

    Regional
    Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

    Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

    Regional
    Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

    Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

    Regional
    Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

    Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

    Regional
    Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

    Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

    Regional
    Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

    Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

    Regional
    Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

    Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

    Regional
    [POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

    [POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

    Regional
    Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

    Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

    Regional
    Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

    Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

    Regional
    4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

    4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

    Regional
    Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

    Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

    Regional
    Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

    Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

    Regional
    Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

    Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X