Duar...Bom ATM Meledak di Bandung

Kompas.com - 30/06/2011, 07:45 WIB
EditorHeru Margianto

BANDUNG, KOMPAS - Sebuah anjungan tunai mandiri di Jalan Dipatiukur Bandung milik BNI rusak parah akibat ledakan yang terjadi pada Kamis (30/6/2011) dini hari. Tidak ada korban dalam kejadian yang disaksikan dua orang satpam Arminto dan Ahmad Sulaeman.

Menurut pantauan Kompas, ATM milik BNI hancur lebur dan seisi ruangan gosong. Pintu aluminium steel ATM terlempar sampai sepuluh meter di depannya. Dua ATM di sebelahnya yakni milik Bank BJB dan BRI masih utuh.

Dalam kejadian itu, belum dipastikan kerugian yang timbul namun menurut Kepala Polda Jabar Irjenpol Putut Eko Bayuseno tidak ada uang yang hilang dari kotak penyimpanan ATM.

Putut menyangkal bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh badan peledak kimia meski dia mengungkapkan bahwa pemicu ledakan itu adalah bensin dalam kemasan botol air mineral dengan sumbu yang pendek.

"Menurut analisa sementara, api membuat pendingin udara kortsleting dan menyebabkan ledakan yang mendorong pintu terlempar jauh," kata Putut.

Dia belum bisa memastikan bahwa tindakan tersebut terkait dengan kedatangan Wakil Presiden RI Boediono hari ini serta Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada hari Minggu (3/7/2011).

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Tolak Jadi Menteri, Risma: Ada Mimpi yang Ingin Saya Buat di Surabaya

    Tolak Jadi Menteri, Risma: Ada Mimpi yang Ingin Saya Buat di Surabaya

    Regional
    Cicilan Mobil Sang Mantan Berujung Pembunuhan...

    Cicilan Mobil Sang Mantan Berujung Pembunuhan...

    Regional
    Kronologi Penangkapan Pelaku Dana Nasabah BNI Ambon, 2 Tersangka Keluar Rumah Saat Gempa

    Kronologi Penangkapan Pelaku Dana Nasabah BNI Ambon, 2 Tersangka Keluar Rumah Saat Gempa

    Regional
    20 Truk Tonase Kena Tilang karena Masuk Kota di Pekanbaru

    20 Truk Tonase Kena Tilang karena Masuk Kota di Pekanbaru

    Regional
    Penjelasan BPJS Kesehatan soal Tunggakan Rp 20 Miliar ke RSUD Ungaran

    Penjelasan BPJS Kesehatan soal Tunggakan Rp 20 Miliar ke RSUD Ungaran

    Regional
    Jadi Calon Ibu Kota Negara, Ini Usulan Besaran UMP Kalimantan Timur 2020

    Jadi Calon Ibu Kota Negara, Ini Usulan Besaran UMP Kalimantan Timur 2020

    Regional
    Pengamat: Menteri Agama Dijabat Purnawirawan TNI, Wajar Kiai NU Kecewa

    Pengamat: Menteri Agama Dijabat Purnawirawan TNI, Wajar Kiai NU Kecewa

    Regional
    Duduk Perkara Kasus Penusukan Mata 12 Kucing, Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

    Duduk Perkara Kasus Penusukan Mata 12 Kucing, Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

    Regional
    [POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

    [POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

    Regional
    Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

    Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

    Regional
    Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

    Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

    Regional
    Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

    Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

    Regional
    Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

    Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

    Regional
    Pilkada Surabaya, Risma Akui Diminta Pendapat Megawati Soal Calon Wali Kota dari PDIP

    Pilkada Surabaya, Risma Akui Diminta Pendapat Megawati Soal Calon Wali Kota dari PDIP

    Regional
    Dalam 7 Bulan, 186 Orang Meninggal karena Kecelakaan di Banyumas

    Dalam 7 Bulan, 186 Orang Meninggal karena Kecelakaan di Banyumas

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X