Puluhan Paku Menancap di Tubuh Korban

Kompas.com - 15/04/2011, 14:29 WIB
EditorHeru Margianto

CIREBON, KOMPAS.com — Puluhan paku menancap di tubuh para korban ledakan bom di Masjid At-Takwa yang terletak di Mapolresta Cirebon, Jawa Barat, Jumat (15/4/2011). Diperkirakan, puluhan orang terluka dalam serangan bom bunuh diri ini.

Aiptu M Sukri, salah seorang saksi mata, menuturkan, ia berada dalam satu barisan dengan pelaku. Mayoritas peserta shalat Jumat di masjid itu adalah aggota polisi. Sukri mengidentifikasi, pelaku adalah "orang luar". Masyarakat umum memang biasa ikut shalat di masjid itu. 

"Saat semua orang selesai ikamah Allahu Akbar bom meledak. Suaranya keras sekali. Lalu, setelah itu hening, senyap. Beberapa saat setelah itu terdengar rintihan. Saya melihat korban-korban yang luka penuh paku," tutur Sukri.

Menurut dia, seorang rekannya yang berada di sisi kirinya, Heri, tangannya penuh paku. Rekan lainnya, Musuk, tangan kirinya juga dipenuhi paku. Demikian pula punggung Kapolres Cirebon AKBP Herukoco yang posisinya di depan Sukri, dipenuhi paku. Korban lain yang anggota tubuhnya terlihat tertancap paku, disaksikan Sukri, adalah Kababin Mapolresta Cirebon Kompol Suhadi dan Kasat Intel AKP Singgih.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kronologi Kakak Dibakar Adik gara-gara Tak Beri Uang, Disiram Bensin Saat Rebahan di Sofa

    Kronologi Kakak Dibakar Adik gara-gara Tak Beri Uang, Disiram Bensin Saat Rebahan di Sofa

    Regional
    Angka Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Masa Transisi di Malang Raya Diperpanjang

    Angka Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Masa Transisi di Malang Raya Diperpanjang

    Regional
    Hendak Bepergian dengan Pesawat, Keluarga Gubernur Babel Tes Swab, Anak Bungsu Positif Corona

    Hendak Bepergian dengan Pesawat, Keluarga Gubernur Babel Tes Swab, Anak Bungsu Positif Corona

    Regional
    Siswi SMK di Gresik Tewas Gantung Diri, Polisi: Berencana Nikah Usai Lebaran

    Siswi SMK di Gresik Tewas Gantung Diri, Polisi: Berencana Nikah Usai Lebaran

    Regional
    Warga yang Bawa Kabur 'Cool Box' Sampel Swab Ditangkap, Polisi: Dia Pikir Milik Jenazah PDP

    Warga yang Bawa Kabur "Cool Box" Sampel Swab Ditangkap, Polisi: Dia Pikir Milik Jenazah PDP

    Regional
    Viral Status Teman Tuli Saat Tarik Tabungan di Bank: Teler Berbicara Satpam Menuliskannya Untukku

    Viral Status Teman Tuli Saat Tarik Tabungan di Bank: Teler Berbicara Satpam Menuliskannya Untukku

    Regional
     Detik-detik Adik Bakar Kakak Kandung karena Tak Diberi Uang

    Detik-detik Adik Bakar Kakak Kandung karena Tak Diberi Uang

    Regional
    Balikpapan Dibebani Kasus Impor Covid-19 dari Jawa dan Sulawesi

    Balikpapan Dibebani Kasus Impor Covid-19 dari Jawa dan Sulawesi

    Regional
    Anak Bungsu Gubernur Bangka Belitung Positif Covid-19, Diduga Terpapar Transmisi Lokal

    Anak Bungsu Gubernur Bangka Belitung Positif Covid-19, Diduga Terpapar Transmisi Lokal

    Regional
    Kronologi Satpol PP Bacok PNS karena Tersinggung Dipaksa Buka Portal

    Kronologi Satpol PP Bacok PNS karena Tersinggung Dipaksa Buka Portal

    Regional
    Setelah Sepekan Nihil Kasus, 1 Warga Ditemukan Positif Corona, Diduga Seorang Pejabat

    Setelah Sepekan Nihil Kasus, 1 Warga Ditemukan Positif Corona, Diduga Seorang Pejabat

    Regional
    Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk Dalam Tumpukan Jerami di Kandang Sapi

    Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk Dalam Tumpukan Jerami di Kandang Sapi

    Regional
    Tak Diberi Uang, Adik Bakar Kakak Kandung di Cianjur

    Tak Diberi Uang, Adik Bakar Kakak Kandung di Cianjur

    Regional
    Warga Makassar Kembali Tolak Rapid Test, Blokade Jalan dan Teriaki Petugas Medis

    Warga Makassar Kembali Tolak Rapid Test, Blokade Jalan dan Teriaki Petugas Medis

    Regional
    Hindari Jalan Licin, Ambulans Masuk Parit dan 1 Pasien Meninggal

    Hindari Jalan Licin, Ambulans Masuk Parit dan 1 Pasien Meninggal

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X