Orang Asli di Papua Barat Cuma 51 Persen

Kompas.com - 11/01/2011, 14:04 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

MANOKWARI, KOMPAS.com — Selama penyelenggaraan Sensus Penduduk 2010, Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat juga melakukan penghitungan jumlah orang asli Papua. Hasil suplemen sensus penduduk itu menunjukkan bahwa orang asli Papua di Kepala Burung Pulau Papua berjumlah 51,67 persen dari total 760.000 jumlah penduduk Papua Barat.

Kepala BPS Provinsi Papua Barat Tanda Sirait, Selasa (11/1/2011) di Manokwari, Papua Barat, menjelaskan, selama pelaksanaan Sensus Penduduk 2010 para petugas sensus mendapatkan tambahan tugas, yaitu menanyakan seputar asal suku kepada warga yang didata.

Pendataan orang asli Papua ini merupakan pertama kali dilakukan. Dalam sensus itu, BPS memakai enam kriteria orang asli Papua. Pertama, ayah dan ibu orang asli Papua. Kedua, ayah orang asli Papua dan ibu bukan. Ketiga, ibu orang asli Papua dan ayah bukan. Keempat, orang nonetnis Papua yang secara adat diakui masyarakat Papua sebagai orang asli Papua. Kelima, orang nonetnis Papua yang diangkat atau diakui secara marga atau keret. Keenam, orang yang berdomisili terus-menerus di Papua selama lebih dari 35 tahun.

Dituturkan Tanda Sirait, program suplemen ini hanya dilakukan di wilayah Papua Barat. Pasalnya, BPS Provinsi Papua Barat menjalin kerja sama dengan Pemprov Papua Barat dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, Pemprov Papua Barat hanya memberikan tambahan honor kepada petugas dan menyediakan formulir pertanyaan suplemen.

Adapun ongkos transpor yang banyak menggunakan pesawat perintis dan perahu ke pedalaman sudah ditanggung BPS. "Jumlah orang asli Papua ini tidak sekadar angka. Tetapi, ada data rincian seperti tingkat pendidikan dan kesejahteraan. Ini akan sangat membantu Pemprov Papua Barat dalam mengeksekusi program-program yang berpihak kepada orang asli Papua seperti yang diamanatkan otonomi khusus," ucap Tanda.

Sayangnya, ia belum mau merinci dan menyebutkan klasifikasi orang asli Papua berdasarkan tingkat pendidikan dan kesejahteraan. Ia berdalih BPS masih harus memverifikasi data itu agar benar-benar valid. Ia memperkirakan verifikasi dan laporan lengkap mengenai orang asli Papua ini akan selesai dua bulan mendatang.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

64 Kepala SMP Kompak Mundur, Trauma Pernah 2 Kali Diperiksa Kejaksaan

64 Kepala SMP Kompak Mundur, Trauma Pernah 2 Kali Diperiksa Kejaksaan

Regional
Menengok Dusun Wedani, Kampung Bibit yang Tetap Bergeliat di Tengah Pandemi Corona

Menengok Dusun Wedani, Kampung Bibit yang Tetap Bergeliat di Tengah Pandemi Corona

Regional
Koalisi Golkar-PAN Usung Dua Bupati di Pilkada Sulut 2020

Koalisi Golkar-PAN Usung Dua Bupati di Pilkada Sulut 2020

Regional
Tak Izinkan Istri Positif Covid-19 Diisolasi, Suami Yakini Penyakit Disebabkan Setan

Tak Izinkan Istri Positif Covid-19 Diisolasi, Suami Yakini Penyakit Disebabkan Setan

Regional
Ratusan Babi di Ende Mati Diserang Flu Babi Afrika

Ratusan Babi di Ende Mati Diserang Flu Babi Afrika

Regional
64 Kepala SMP di Riau Mundur, Disdik: Mereka Sudah Benar tapi Dianggap Tak Benar

64 Kepala SMP di Riau Mundur, Disdik: Mereka Sudah Benar tapi Dianggap Tak Benar

Regional
Tangis Tobat Anak Pembunuh Ibu Kandung, Langsung Minta Buku Tuntunan Shalat

Tangis Tobat Anak Pembunuh Ibu Kandung, Langsung Minta Buku Tuntunan Shalat

Regional
Ruwetnya Birokrasi Keuangan Negara untuk Layanan Kesehatan di Masa Pandemi

Ruwetnya Birokrasi Keuangan Negara untuk Layanan Kesehatan di Masa Pandemi

Regional
64 Kepala SMP Mundur karena Diperas Penegak Hukum, Disdik Lapor Bupati

64 Kepala SMP Mundur karena Diperas Penegak Hukum, Disdik Lapor Bupati

Regional
Tangis Risma di Pemakaman Kepala DP5A Surabaya: Terima Kasih Sudah Memberikan Semuanya

Tangis Risma di Pemakaman Kepala DP5A Surabaya: Terima Kasih Sudah Memberikan Semuanya

Regional
Anak Perempuannya yang Muncul Saat Webinar Disebut PSK, Dosen Uncen: Ini Pembunuhan Karakter

Anak Perempuannya yang Muncul Saat Webinar Disebut PSK, Dosen Uncen: Ini Pembunuhan Karakter

Regional
Positif Covid-19, Suami Pasien Sebut Istrinya Sakit karena Setan: Seperti Apa Corona, Saya Mau Tahu

Positif Covid-19, Suami Pasien Sebut Istrinya Sakit karena Setan: Seperti Apa Corona, Saya Mau Tahu

Regional
'Saya Baru Dengar di Indonesia, Ada Seluruh Kepala SMP se-Kabupaten Mengundurkan Diri'

"Saya Baru Dengar di Indonesia, Ada Seluruh Kepala SMP se-Kabupaten Mengundurkan Diri"

Regional
Sebelum Positif Covid-19, Wagub Kaltim Merasa Kurang Enak Badan

Sebelum Positif Covid-19, Wagub Kaltim Merasa Kurang Enak Badan

Regional
Sampah di Kabupaten Bogor Capai 2.900 Ton Per Hari Selama PSBB

Sampah di Kabupaten Bogor Capai 2.900 Ton Per Hari Selama PSBB

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X