Jelang Obama Datang, SBY Gelar Rapat

Kompas.com - 08/11/2010, 09:53 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah berkantor sejak Jumat lalu di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (8/11/2010) sekitar pukul 10.00 ini dijadwalkan bertolak ke Jakarta.

Presiden beserta rombongan akan berangkat dari Semarang menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Demikian informasi dari Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha ketika dihubungi Kompas.com, pagi ini.

Di Jakarta, Presiden akan menggelar rapat intern yang membahas persiapan kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Presiden Austria Heinz Fischer.

Seperti diwartakan, Obama mengadakan lawatan dua hari ke Indonesia pada 9-10 November 2010. Sementara itu, Fischer berkunjung ke Indonesia pada 9-11 November mendatang.

Turut hadir pada rapat intern tersebut menteri-menteri koordinator, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono. Sedianya, Presiden dijadwalkan menerima kunjungan dari petinggi Partai Komunis China. Namun, Presiden mendelegasikan hal ini kepada Wakil Presiden Boediono.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Hilang di Teluk Ambon, WNA Amerika Sempat Direkam Suami Saat Menyelam Bersama

    Hilang di Teluk Ambon, WNA Amerika Sempat Direkam Suami Saat Menyelam Bersama

    Regional
    25 Karyawan, Kontraktor, dan Mitra Kerja Pertamina Sorong Positif Covid-19

    25 Karyawan, Kontraktor, dan Mitra Kerja Pertamina Sorong Positif Covid-19

    Regional
    Dua Anggota DPRD Jepara dan Tiga Stafnya Positif Corona, Kantor DPRD Ditutup

    Dua Anggota DPRD Jepara dan Tiga Stafnya Positif Corona, Kantor DPRD Ditutup

    Regional
    Dirjen Dikti Kemendikbud: Data Kita Tidak Ada Profesor Hadi Pranoto

    Dirjen Dikti Kemendikbud: Data Kita Tidak Ada Profesor Hadi Pranoto

    Regional
    Kota Tegal Catatkan 28 Kasus Baru Covid-19, Paling Banyak Tenaga Kesehatan

    Kota Tegal Catatkan 28 Kasus Baru Covid-19, Paling Banyak Tenaga Kesehatan

    Regional
    Begal Sadis di Palembang Terjadi Lagi, Ibu Hamil Jatuh dari Motor

    Begal Sadis di Palembang Terjadi Lagi, Ibu Hamil Jatuh dari Motor

    Regional
    Khofifah: Ada Sopir Ambulans Antar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

    Khofifah: Ada Sopir Ambulans Antar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

    Regional
    Ambon Kembali Jadi Zona Merah Covid-19, Pemkot: Masyarakat Kurang Disiplin

    Ambon Kembali Jadi Zona Merah Covid-19, Pemkot: Masyarakat Kurang Disiplin

    Regional
    Pernikahan Putri Edy Rahmayadi Akan Digelar dengan Konsep Berbeda

    Pernikahan Putri Edy Rahmayadi Akan Digelar dengan Konsep Berbeda

    Regional
    Ketua DPRD Magetan Angkat Indriana, Siswi SMK yang Tinggal di Kandang Ayam Jadi Anak Asuh

    Ketua DPRD Magetan Angkat Indriana, Siswi SMK yang Tinggal di Kandang Ayam Jadi Anak Asuh

    Regional
    Penumpang Pesawat Positif Corona dari Surabaya Sempat Ada di 15 Lokasi di Pontianak

    Penumpang Pesawat Positif Corona dari Surabaya Sempat Ada di 15 Lokasi di Pontianak

    Regional
    Dimarahi Emak-emak Pedagang Kaki Lima, Mahyeldi: Itu Risiko Jadi Wali Kota

    Dimarahi Emak-emak Pedagang Kaki Lima, Mahyeldi: Itu Risiko Jadi Wali Kota

    Regional
    DIY Tambah 28 Pasien Sembuh Covid-19, Terbanyak dari Kabupaten Bantul

    DIY Tambah 28 Pasien Sembuh Covid-19, Terbanyak dari Kabupaten Bantul

    Regional
    Meski Kesulitan Bayar UKT, Dokter Residen di RSUP Kandou Manado Tetap Layani Pasien

    Meski Kesulitan Bayar UKT, Dokter Residen di RSUP Kandou Manado Tetap Layani Pasien

    Regional
    Tagihan Listrik Rp 19 Juta, YLKI: PLN Jangan Limpahkan Kesalahan Pencatatan pada Konsumen

    Tagihan Listrik Rp 19 Juta, YLKI: PLN Jangan Limpahkan Kesalahan Pencatatan pada Konsumen

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X