Pemudik Tak Gentar Hujan Deras

Kompas.com - 15/09/2010, 09:22 WIB
EditorIgnatius Sawabi

INDRAMAYU, KOMPAS.com — Hujan deras yang terus mengguyur pantura Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, sejak Rabu (15/9/2010) pagi tidak menyurutkan sejumlah pemudik untuk melanjutkan perjalanan mereka. Demikian dikatakan Kepala Seksi Lalu Lintas Kabupaten Indramayu H Kusin.        "Kendaraan yang melintas didominasi roda empat meski terlihat sejumlah kendaraan roda dua tetap memaksakan perjalanan mereka, tetapi jumlahnya menurun dibandingkan sebelum turun hujan," katanya.       Dia menambahkan, kepadatan arus balik di jalur pantura Kabupaten Indramayu terus meningkat sejak dua hari setelah Lebaran meski dari arah sebaliknya, Jakarta menuju Kabupaten Cirebon, masih ada kendaraan pemudik.       "Kepadatan kendaraan yang melintas terjadi sejak Selasa pagi hingga dini hari tadi, kendaraan roda empat jumlahnya meningkat dibandingkan satu hari sebelumnya, sementara kendaraan roda dua membeludak setelah subuh hingga sore hari," katanya.       "Jika tidak terhambat hujan deras, pemudik kendaraan roda dua di jalur pantura Kabupaten Indramayu akan padat merayap. Jumlah sepeda motor yang melintas sudah mencapai puluhan ribu," katanya.       Dia menjelaskan, rata-rata kendaraan yang melintas di jalur pantura Kabupaten Indramayu kurang dari 250 kendaraan setiap menit sehingga di beberapa titik kemacetan, kecepatan mereka menurun. Diperkirakan laju kendaraan pemudik kurang dari 20 kilometer per jam.       Darsa, pemudik sepeda motor asal Kabupaten Kuningan yang sedang berhenti di warung dadakan Widasari, mengaku, setelah subuh, cuaca di pantura Kabupaten Cirebon sudah mendung, tiba di perbatasan Indramayu-Cirebon, tepatnya di Jatibarang, hujan deras.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X