PGRI: Sori, Kami Pun Tak Mau Demo Melulu

Kompas.com - 12/05/2010, 10:18 WIB
Editorlatief

JAKARTA, KOMPAS.com Setelah pada Selasa kemarin sekitar 5.000 berunjuk rasa di Gedung Kemendiknas RI dan DPR/MPR RI, Senayan, para guru dari Persatuan Guru Republik Indonesia kembali turun ke jalan, Rabu (12/5/2010). Sebanyak 31.200 guru turut serta berunjuk rasa dengan agenda yang sama, yaitu menolak dihapuskannya Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan atau Ditjen PMPTK.

Adapun aksi unjuk rasa PGRI hari ini diagendakan di tiga tempat. Selain di Kemendiknas RI dan DPR/MPR, para guru juga berunjuk rasa ke Kementerian Agama RI.

"Tetapi perwakilan kami hari ini di Kemendiknas sudah diterima oleh Mendiknas untuk berdialog," ujar Ketua PB PGRI Sulistiyo kepada Kompas.com di Jakarta, Rabu.

Sementara itu, menurut koordinator lapangan unjuk rasa, Yitno, jumlah pengunjuk rasa yang berada di lapangan di tiga tempat tersebut untuk sementara mencapai 28.000 guru.

"Terus terang kami juga tidak mau demo melulu karena kalau PGRI sampai demo, itu tidak main-main. Kami turun ke jalan sudah dengan pertimbangan mendalam. Wong biaya demo juga iuran. Kami pun membagi tugas antara yang berdemo dan mengajar supaya anak-anak di sekolah tidak telantar. Kaminya saja yang tidak pernah didengarkan," kata Sulistiyo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.