MUI: Percayai Batu Ajaib Rusak Aqidah Islam

Kompas.com - 02/11/2009, 19:04 WIB
Editorhertanto

LAMONGAN, KOMPAS.com - Sejumlah warga di Dusun Kowak, Desa Bedingan, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, digegerkan dengan munculnya batu ajaib yang menyerupai seekor kerbau sedang tidur.

"Konon batu ini selalu ditemukan warga saat musim kemarau, dan bentuknya pun selalu berubah-ubah. Misalnya, pada musim kemarau tahun 2008 batu itu muncul dengan bentuk menyerupai manusia," kata Kasmuji (45), seorang warga desa setempat, Senin (2/11).

Keberadaan batu yang dianggap ajaib oleh warga Dusun Kowak mendapat tanggapan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lamongan.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lamongan, Abdul Azis Khoiri, menganggap perilaku warga yang meyakini adanya keajaiban yang datang dari batu itu merusak aqidah Islam.

"Jangan merusak aqidah Islam dengan menyebarluaskan kabar menyesatkan tentang adanya batu ajaib, itu nyeleneh (tidak wajar) apalagi sampai mendewa-dewakan sebuah batu," katanya.

Kendati pihaknya belum menerima laporan langsung dari masyarakat akan keberadaan batu itu, namun MUI bakal bertindak untuk meluruskan persepsi salah di masyarakat.

"Kami akan memberikan arahan kepada warga sekitar untuk tidak bertindak menyalahi aqidah Islam," katanya.

Menurut Kasmuji, batu yang dianggap ajaib oleh warga sebenarnya muncul beberapa hari lalu. Dimulai dengan bentuk seperti batu biasa, namun setelah beberapa hari kemudian batu itu terlihat menyerupai kerbau yang sedang tidur.

Keanehan batu itu mengundang rasa penasaran warga desa, banyak di antara mereka beramai-ramai ingin melihat batu tersebut. Bahkan tidak sedikit di antara mereka membersihkan batu itu dan berharap bisa mendatangkan keajaiban.

Masyarakat setempat mempercayai adanya batu ajaib itu sebagai pertanda musim kemarau panjang, namun di musim tanam berikutnya mereka meyakini hasil panen petani akan melimpah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.