Tiga Kitab Kuno Dikembalikan

Kompas.com - 30/08/2009, 02:55 WIB
Editor

SOLO, KOMPAS.com--Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah mengembalikan tiga kitab kuno milik Museum Radya Pustaka, Kota Solo, Jawa Tengah, yang pernah dikabarkan hilang.

"Pada awalnya kitab-kitab tersebut dianggap hilang karena tidak berada di Museum Radya Pustaka. Padahal, tiga kitab tersebut tercantum dalam daftar katalog koleksi museum," kata Ketua Komite Museum Radyapustaka Surakarta, Winarso Kalinggo di Solo, Sabtu.

Dia mengatakan, kondisi pengelolaan museum oleh kepengurusan lama memang semrawut sehingga menimbulkan masalah, termasuk hilangnya koleksi arca batu dan arca perunggu.

"Hilangnya kitab tersebut baru diketahui ketika kepengurusan baru komite museum melakukan pendataan koleksi pada April 2009," katanya.

Setelah ditelusuri, tiga kitab terjemahan Alquran ke dalam bahasa dan tulisan Jawa itu ternyata dipinjam Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah sejak tiga tahun yang lalu.

Peminjaman ini diketahui seorang petugas yang menemukan selembar kertas yang menyatakan tiga buku kuno tersebut dipinjam Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah untuk keperluan peresmian Masjid Agung Jawa Tengah.

Yang lebih disesalkan, kata dia, surat tersebut hanya ditulis dengan pensil.

"Setelah penemuan surat tersebut, pihak Museum Radya Pustaka melakukan klarifikasi kepada Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah. Pengakuan mengenai peminjaman tersebut disampaikan oleh Museum Perkembangan Islam Jateng," katanya.

Terjemahan Alquran ke Bahasa jawa itu terdiri atas tiga buku, masing-masing buku berisi sepuluh juz, disusun oleh salah satu abdi dalem ulama nagari, Bagoes Ngrapah, pada 1905 dengan menggunakan tulisan tangan.

"Selain tiga kitab tersebut, diperkirakan masih terdapat beberapa buku koleksi museum yang saat ini menghilang," katanya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Regional
Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Regional
Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Regional
Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Regional
Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Regional
Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Regional
Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Regional
Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Regional
Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Regional
Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Regional
Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X