Palangkaraya Punya Sekolah Tinggi Agama Hindu - Kompas.com

Palangkaraya Punya Sekolah Tinggi Agama Hindu

Kompas.com - 24/06/2009, 15:33 WIB

PALANGKARAYA, KOMPAS.com - Kota Palangkaraya memiliki sebuah perguruan tinggi untuk membina generasi muda beragama Hindu. "Perguruan tinggi dimaksud adalah Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (STAHN-TP)," kata Kepala Sub Bagian Administrasi Umum Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Tampung Penyang, Drs. I Ketut Soter, di Palangkaraya, Rabu.
    
Yang patut dibanggakan, katanya STAHN-TP tersebut adalah satu dari sekian banyak perguruan tinggi yang ada di Palangkaraya, tetapi yang pertama atau satu-satunya perguruan tinggi agama Hindu di Pulau Kalimantan.
    
Kalteng tambahnya lagi, adalah satu-satunya provinsi yang mempunyai tiga sekolah tinggi agama dari tiga agama yang berbeda,  yaitu Sekolah Tinggi Agama Islam, Sekolah Tinggi Agama Kristen, dan Sekolah Tinggi Agama Hindu.
    
Sekolah Tinggi Agama Hindu ini mempunyai empat jurusan yaitu  Jurusan Pendidikan Agama, Jurusan Penerangan Agama Hindu, Jurusan Filsafat Agama Hindu dan Jurusan Hukum Agama Hindu. Hingga saat ini jumlah mahasiswanya yang belajar di perguruan tinggi tersebut tercatat sebanyak 321 orang dengan tenaga pengajar 53 orang.
    
Kualifikasi pendidikan tenaga pengajar adalah S-1 dan S-2 serta sudah mengadakan empat kali wisuda sarjana, tambahnya. Di areal kampus STAHN-TP seluas sembilan hektar dibangun ruang perkuliahan berlantai tiga, terdapat pula perpustakaan, gedung rektorat, asrama putri dan akan dibangun tempat ibadah Hindu Kaharingan.
    
Kegiatan ekstra kurikuler adalah masing-masing dosen mengadakan praktek membuat sesaji, praktek yoga, dan sanggar seni untuk menampung minat mahasiswa di bidang seni. Lulusan dari Sekolah Tinggi Agama Hindu ini sudah terserap untuk memenuhi kebutuhan formasi pegawai di Kantor Departemen Agama dan pemda kabupaten/kota se-Kalteng.
    
Guna menyosialisasikan adanya STAHN-TP ini pihak kampus menginformasikan ke sekolah-sekolah dan masyarakat, sehingga mereka yang ingin memperdalam agama Hindu tidak perlu jauh-jauh pergi ke Bali.
    
Di masa mendatang diharapkan akan lebih banyak lagi masyarakat yang masuk perguruan ini untuk memenuhi kekosongan tenaga pengajar Agama Hindu di Kalteng ini khususnya dan Kalimantan umumnya.


Editor

Close Ads X