PT KA Harus Fokus ke Angkutan Barang

Kompas.com - 28/05/2009, 18:09 WIB
Editor

BANDUNG, KOMPAS.com — Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) mendukung sepenuhnya apabila PT KA mulai memfokuskan diri kepada angkutan barang. Menurut Sekjen SPKA, Hazani, PT KA mempunyai sarana yang memadai yang dapat difungsikan sebagai angkutan barang.

"Banyak sarana untuk angkutan barang yang yang dimiliki PT KA tidak dioptimalkan," ujar Hazani di Bandung, Kamis (28/5). Sebagai contoh adalah sarana yang ada di Stasiun Peti Kemas Gedebage Bandung.

Tidak optimalnya sarana angkutan barang milik PT KA tidak terlepas dari inkonsistensi pemerintah dalam menerapkan aturan lalu lintas. Sesuai UU Lalu lintas dan Angkutan Jalan Raya tonase angkutan barang yang boleh melintasi jalan umum adalah kurang dari 35 ton.

Kenyataannya, banyak angkutan barang yang lebih dari 35 ton tetap diizinkan lewat di jalan umum. Akibatnya, jalan raya yang ada menjadi lebih mudah rusak.

Hazani menyebutkan jika aturan itu konsisten diberlakukan, semestinya barang dengan tonase lebih dari 35 ton harus mempergunakan kereta api. "Aturan sudah ada tetapi kenapa tidak diberlakukan oleh pemerintah?" tanya Hazani.

PT KA sendiri terus berupaya menggarap pasar angkutan barang ini. Termasuk dengan membuka kembali Stasiun Tanjung Priok sehingga peti kemas yang diangkut dengan KA bisa mendekati dermaga. SPKA sendiri terus memberikan dukungan terhadap manajemen PT KA untuk mengoptimalkan angkutan barang. Pendapatan dari sektor angkutan barang diharapkan dapat menutupi kerugian dari angkutan penumpang.

Keinginan SPKA supaya angkutan barang PT KA dioptimalkan memperoleh dukungan dari International Transworkers Federation (ITF). Menurut Koordinator ITF di Indonesia, Hanafi Rustandi, Indonesia dapat meniru negara lain yang sektor transportasinya maju karena fokus kepada pengembangan perkeretaapian.

"Kereta api harusnya dimanfaatkan tak hanya untuk angkutan penumpang, tetapi juga angkutan barang," tegas Hanafi. 

Pemerintah juga akan memperoleh dampak positif. Pemerintah tak perlu lagi mengeluarkan anggaran yang cukup besar setiap tahun hanya untuk memperbaiki jalan raya yang rusak akibat banyaknya angkutan yang kelebihan tonase.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Madiun Lombakan Kedisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19, Juara Satu Dapat Satu Ton Beras

Kota Madiun Lombakan Kedisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19, Juara Satu Dapat Satu Ton Beras

Regional
Pasar Cihapit Jadi Tongkrongan Anak Muda Gaul di Bandung, Dulunya Kamp Tawanan Jepang

Pasar Cihapit Jadi Tongkrongan Anak Muda Gaul di Bandung, Dulunya Kamp Tawanan Jepang

Regional
Berebut Tanah Yayasan, Ibu dan Anak di Purbalingga Saling Lapor ke Polisi

Berebut Tanah Yayasan, Ibu dan Anak di Purbalingga Saling Lapor ke Polisi

Regional
Bertambah 28, Total 2.822 Kasus Positif Covid-19 di Sulut

Bertambah 28, Total 2.822 Kasus Positif Covid-19 di Sulut

Regional
Didatangai Ketua DPRD, Siswi di Magetan yang Tinggal di Bekas Kandang Ayam Menangis Ingin Tetap Sekolah

Didatangai Ketua DPRD, Siswi di Magetan yang Tinggal di Bekas Kandang Ayam Menangis Ingin Tetap Sekolah

Regional
Ketua Komisi X: Para Siswa Sudah Rindu Suasana Sekolah

Ketua Komisi X: Para Siswa Sudah Rindu Suasana Sekolah

Regional
Polisi Sebut Warga yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK Diduga Masih Ada Hubungan Keluarga

Polisi Sebut Warga yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK Diduga Masih Ada Hubungan Keluarga

Regional
49 Tenaga Medis RSUD Wonogiri Sembuh, 30 Orang Menunggu Hasil Swab

49 Tenaga Medis RSUD Wonogiri Sembuh, 30 Orang Menunggu Hasil Swab

Regional
Kontroversi Jerinx SID di Media Sosial hingga Berujung Laporan Polisi

Kontroversi Jerinx SID di Media Sosial hingga Berujung Laporan Polisi

Regional
3 Hari Pelarian Warga Jombang Positif Covid-19 di Pontianak, Menggelandang ke Hutan karena Ditolak Teman

3 Hari Pelarian Warga Jombang Positif Covid-19 di Pontianak, Menggelandang ke Hutan karena Ditolak Teman

Regional
Polisi Amankan 2 Orang yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK, Petugas Dipukuli dan Mobil Digulingkan

Polisi Amankan 2 Orang yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK, Petugas Dipukuli dan Mobil Digulingkan

Regional
Jalan Kaki Mengelilingi Batas Desa, Tradisi Unik Masyarakat Indramayu

Jalan Kaki Mengelilingi Batas Desa, Tradisi Unik Masyarakat Indramayu

Regional
927 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Fasilitas Publik Pemprov Jabar

927 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Fasilitas Publik Pemprov Jabar

Regional
Wakil Ketua Komisi IV: Pemerintah Sebaiknya Ikuti Rekomendasi PBNU Hentikan Ekspor Benih Lobster

Wakil Ketua Komisi IV: Pemerintah Sebaiknya Ikuti Rekomendasi PBNU Hentikan Ekspor Benih Lobster

Regional
Satu Keluarga Guru SMPN 11 di Kota Madiun Positif Corona

Satu Keluarga Guru SMPN 11 di Kota Madiun Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X