Turis Asing Banyak Mengeluh Soal Yogyakarta

Kompas.com - 22/08/2008, 21:18 WIB
Editor

YOGYAKARTA, JUMAT - Predikat Yogyakarta sebagai daerah wisata belum dipercaya wisatawan mancanegara. Kebersihan toilet, kenyamaan di jalan, perilaku membuang sampah, hingga membayar retribusi ke obyek wisata, ternyata dperhatikan benar oleh wisatawan asing. Hal ini menjadi intisari Dialog Tantangan Dunia Pariwisata, Jumat (22/8) di Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM).

"Yogya kalah ketimbang Bali dalam kenyamanan di jalan. Di Bali, saya tidak menjumpai ada pengamen dan peminta-minta terlihat di perempatan jalan. Tapi coba lihat Yogya," ujar Marsono, Ketua Program Studi Kepariwisataan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada.

Hotel yang selalu berhubungan dengan luar negeri, menurut E-comerce Officer Hotel Melia, M Akhirudin, sering mendapat kiriman via internet. Garis besarnya berisi keluhan kebersihan dan kenyamanan di Yogya, seperti toilet di kampung dan tempat wisata atau publik.

Wisatawan asing sangat tersiksa ketika mendapati toilet yang kotor dan bau. Padahal, banyak toilet stasiun, terminal, dan tempat wisata y ang begitu kondisinya. Karena tersiksa, mereka sering memilih batal ke kamar kecil. Tambah malas karena juga jalanan banyak sampah.

Karakter sumber daya manusia (SDM) di tempat wisata juga selalu dikeluhkan. "Teman saya, seorang pemandu wisata sering kesal karena turis asing yang dipandunya kecewa saat membayar retribusi. Sebabnya sepele, petugas loket tidak memberi uang kembalian yang Rp1.000. Bukan nilai uang yang dipermasalahkan, tapi karakter SDM itu," ujar Akhirudin.

Yuhastina Sinaro, Humas BKPBM mengatakan, kultur masyarakat yang senang nuthuk (meninggikan) harga jualan. Di Maliboro, misalnya, kalau turis asing tak bisa berbahasa Jawa, bisa menjadi korban. Kondisi seperti ini lambat laun jelas menjadi bumerang bagi pariwisata.

 

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
Wagub Emil Dardak: Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak 3 Kali Lipat

Wagub Emil Dardak: Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak 3 Kali Lipat

Regional
Puncak Kasus Covid-19 di Maluku Diprediksi Februari, Satgas: Rumah Sakit Masih Aman...

Puncak Kasus Covid-19 di Maluku Diprediksi Februari, Satgas: Rumah Sakit Masih Aman...

Regional
Siswi SMK Negeri di Padang Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Datangi Sekolah

Siswi SMK Negeri di Padang Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Datangi Sekolah

Regional
Polisi Tangkap Geng Pelajar Pembacok 3 Orang di Yogyakarta

Polisi Tangkap Geng Pelajar Pembacok 3 Orang di Yogyakarta

Regional
Yani-Aminatun Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Qosim-Alif Siap Mendukung

Yani-Aminatun Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Qosim-Alif Siap Mendukung

Regional
Update Covid-19 di Gunungsitoli, Total Kasus Mencapai 647

Update Covid-19 di Gunungsitoli, Total Kasus Mencapai 647

Regional
Tiga Klaster Ini Dominasi Penambahan Kasus Positif Covid-18 di Bali

Tiga Klaster Ini Dominasi Penambahan Kasus Positif Covid-18 di Bali

Regional
Polisi Tangkap Ayah yang Pukul Anak Gadisnya hingga Gagang Sapu Patah

Polisi Tangkap Ayah yang Pukul Anak Gadisnya hingga Gagang Sapu Patah

Regional
Kronologi Gugurnya Dua Prajurit TNI Setelah Kontak Tembak dengan KKB

Kronologi Gugurnya Dua Prajurit TNI Setelah Kontak Tembak dengan KKB

Regional
KPU Tetapkan Arif-Rista sebagai Bupati dan Wabup Kebumen Terpilih

KPU Tetapkan Arif-Rista sebagai Bupati dan Wabup Kebumen Terpilih

Regional
PPKM Diperpanjang, Wabup Kebumen: Tunggu Surat Resmi dari Pusat

PPKM Diperpanjang, Wabup Kebumen: Tunggu Surat Resmi dari Pusat

Regional
Cegah Kerumunan Akhir Pekan, Jalan Darmo dan Jalan Tunjungani Surabaya Ditutup

Cegah Kerumunan Akhir Pekan, Jalan Darmo dan Jalan Tunjungani Surabaya Ditutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X