Rabu, 23 April 2014

News / Regional

Bentrok Antarwarga Kembali Pecah di Sulteng, Satu Tewas

Kamis, 6 Juni 2013 | 15:11 WIB

Baca juga

PALU, KOMPAS.com - Bentrok antarwarga di Sulawesi Tengah kembali terjadi. Pada Selasa (4/6/2013), bentrok antarwarga Kelurahan Pengawu dan Tanggiso, Kota Palu, Sulawesi Tengah yang menyebabkan satu orang tewas.

Hanya berselang dua hari, pada Kamis (6/6/2013), bentrok antarwarga kembali terjadi di Desa Sidera dan Dusun Boya Bunga, Desa Watunonju, Kabupaten Sigi.

Dalam bentrok warga yangterjadi dini hari itu, satu orang warga dilaporkan tewas.

Menurut Kepala Bagian Operasional Polres Donggala, Komisaris Polisi Anom Subawono, sekitar pukul 00.30 Wita terjadi kosentrasi massa di Desa Sidera dan Warga Dusun Boya Bunga, Desa Watunonju.

Kumpulan massa ini berawal pada Rabu (5/6/2013) malam sekitar pukul 23.30 Wita terdengar bunyi ledakan senjata rakitan di tengah persawahan. Suara senjata rakitan itu baru berakhir sekitar pukul 05.00 Wita.

"Sekitar pukul 08.30 salah seorang warga ditemukan tewas di tengah persawahan dengan luka diduga akibat senjata tajam," kata Anom.

Korban adalah Hajrin (15) warga Desa Sidera, Dusun 1, Rt.01. Korban tewas dengan tangan kanan putus, wajah sebelah kanan sobek, dan di punggung terdapat luka tebasan.

Setelah disemayamkan di kediamannya, saat ini pemakaman korban tengah berlangsung.

Sementara itu, untuk mengantisipasi bentrok susulan aparat kepolisian yang terdiri dari puluhan pasukan Brimob Polda Sulteng serta ratusan personil gabungan Sabhara Polres Donggala dan Polda Sulteng, termasuk tim intelijen dan buser turut disiagakan di lokasi bentrok.


Penulis: Kontributor Palu, Erna Dwi Lidiawati
Editor : Ervan Hardoko