Kamis, 2 Oktober 2014

News / Regional

Kasus Beras Bulog Oplosan Tunggu Hasil Lab

Kamis, 30 Mei 2013 | 21:31 WIB

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Kelanjutan penyelidikan kasus dugaan pengoplosan beras miskin oleh Bulog Divre Lampung masih menunggu hasil uji laboratorium. Kasus ini ditangani Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung.

"Kami masih menunggu konfirmasi dari tim Polda Lampung dan hasil uji lab di BPOM (Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan) Lampung serta Labkesda (Lab Kesehatan Daerah). Kasus ini kini ditangani bersama dengan Polda Lampung," tutur Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris (Pol) Musa Tampubolon, Kamis (30/5/2013).

Pada pertengahan Mei lalu, jajaran dari Reskrim Polresta Bandar Lampung menggrebek gudang Bulog Divre Lampung di Campang Raya, Bandar Lampung. Polisi menduga sejumlah pekerja dan staf Bulog mengoplos beras miskin dengan beras yang kurang laik konsumsi dari Jawa Timur.

Polisi telah memeriksa sembilan saksi dalam kasus itu. Mereka adalah para mandor, pekerja gudang dan staf Bulog Divre Lampung. Sejauh ini, belum ada tersangka dalam kasus ini.

Namun, kasus ini memunculkan reaksi dari sejumlah pihak, khususnya DPRD Provinsi Lampung. Komisi A DPRD Lampung sempat memanggil pihak Bulog dan mengecam masih adanya temuan kualitas raskin yang buruk.

Kasus teranyar terjadi di Pesawaran dan dugaan pengplosan beras di gudang Bulog Divre Lampung itu.


Penulis: Yulvianus Harjono
Editor : Farid Assifa