Jumat, 31 Oktober 2014

News / Regional

Terobos Palang Pintu KA, 2 Pengendara Tewas

Selasa, 30 April 2013 | 17:06 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Dua orang pengendara sepeda motor berboncengan, Syamsul Anwar (20) dan Husen (18), tewas setelah tertabrak kereta api jurusan Jakarta-Kroya di pintu pelintasan kereta di Jalan Laswi, Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/4/2013).

Samsul Anwar merupakan warga Kompleks Bukit Padjadjaran Nomor 344, RT 04 RW 13, Kampung Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, dan Ahmad Husen dari Kampung Cimangkelit, RT 06 RW 02, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.

Tubuh kedua korban ini sangat mengenaskan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ahmad terlempar bersama sepeda motornya Jupiter MX warna putih D 6097 ZD sejauh 100 meter. Tubuh Ahmad mengalami luka parah dan motornya hancur tak terbentuk lagi. Adapun Syamsul hanya terlempar 5 meter dari lokasi kejadian, tetapi tubuh Syamsul lebih parah, hampir tak terbentuk lagi.

Petugas penjaga pintu pelintasan kereta, Sumego Budi (40), menjelaskan, kecelakaan bermula saat kereta api jurusan Cicalengka-Bandung dan kereta api Serayu jurusan Jakarta-Kroya melintas di pelintasan rel di Jalan Laswi.

"Saat itu kami memberikan peringatan akan datangnya kereta. Pintu palang pelintasan juga sudah kami tutup, tetapi motor yang ditumpangi korban memaksa menerobos. Korban menyangka datangnya kereta hanya dari arah timur saja, padahal dari barat juga ada, korban terhantam oleh kereta dari arah barat," kata Budi kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa (30/4/2013).

Padahal, kata Budi, saat motor itu memaksa melintas, dirinya sudah memberikan peringatan dengan cara meniup peluit. Para pengendara lain juga sempat memperingatkan korban, tetapi diabaikan. Korban hanya melihat arah timur.

"Saya, para pengendara yang ada di sini tadi sempat berteriak kepada korban akan datangnya bahaya. 'Awas.. Awas...Awas, kereta. Woooiii, woooiii' kira begitulah teriakannya. Tidak tahu tidak didengar atau bagaimana, akhirnya tertabrak," beber Budi.

"Tubuhnya luluh lantak, mengenaskan, saksi yang hadir juga langsung menutupi jasad korban dengan koran," tambah Budi.

Tak lama kemudian, polisi dan mobil ambulans datang. Polisi sempat mengidentifikasi jasad kedua korban. Setelah itu, jasad diangkut ke mobil ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) dibawa ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk diotopsi.

Sementara itu, ditemui di lokasi kejadian, Kapolsekta Bandung Wetan Kompol Wiharyatmo mengimbau warga atau pengendara lalu lintas yang akan melewati pelintasan kereta api agar berhati-hati.

"Ini sebagai contoh, kalau pintu pelintasan sudah ditutup mohon dipatuhi, jangan sampai menerobos. Ini demi kebaikan dan keselamatan pengendara sendiri. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi," katanya.


Penulis: Kontributor Bandung, Rio Kuswandi
Editor : Farid Assifa