Selasa, 30 September 2014

News / Regional

Mogok Solar

Penumpang Telantar Diangkut Travel dan Mobil Carteran

Rabu, 24 April 2013 | 21:14 WIB

WONOSOBO, KOMPAS.com— Ratusan penumpang di Wonosobo, Jawa Tengah, yang telantar akibat tidak beroperasinya ratusan angkutan umum akibat mogok massal, akhirnya diangkut dengan mobil carteran dan armada travel. Para penumpang kebanyakan hendak bepergian keluar kota.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo, Selasa (24/4/2013), mengatakan, bagi penumpang telantar yang melakukan perjalanan antarkota dalam provinsi, pihaknya mengerahkan petugas untuk menyarankan penumpang tersebut menggunakan mobil yang bergerak dalam bisnis penyewaan mobil (carteran).

"Kami juga berkoordinasi dengan jasa travel supaya menyiapkan armadanya," jelasnya.

Selain itu, pemkab juga menyiapkan mobil dinas dan pribadi untuk mengangkut pelajar, khususnya pelajar SMP/MTs yang sedang mengikuti ujian nasional. Hal itu dilakukan dengan koordinasi bersama sejumlah instansi pemerintah lain untuk menyiapkan baik mobil pelat merah maupun mobil pribadi milik PNS di instansi tersebut, serta truk dan minibus yang dimiliki beberapa instansi.

"Kami fokuskan untuk mengangkut pelajar agar bisa segera pulang ke rumah, mempersiapkan ujian hari berikutnya, dengan harapan aksi mogok ini tidak mengganggu konsentrasi pelajar SMP/MTs dalam melaksanakan ujian akhir nasional," jelasnya.

Pihak kepolisian juga melakukan arahan kepada penumpang yang telantar untuk menggunakan kendaraan yang bisa mengangkut mereka. Salah satu warga korban aksi mogok ini, Daliman (69), warga Kepil, mengaku kebingungan akibat telantar. Dia berencana pergi mengunjungi pernikahan anaknya di Tegal. Namun, dalam perjalanan ke Terminal Mendolo dari Kepil, angkutan yang ditumpanginya dihentikan paksa sopir yang mogok di Kertek, sehingga ia beserta beberapa penumpang lain diangkut mobil pelat hitam dengan kawalan beberapa anggota kepolisian.

Oleh petugas ia diantar ke saudara terdekatnya di Perumahan Purnamandala, menunda keberangkatannya pada esok harinya.

Di Wonosobo, mogok angkutan umum dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Hal ini dilakukan sebagai bentuk protes atas pembatasan solar yang diikuti lebih dari 100 kendaraan.

Sopir yang melakukan mogok merupakan sopir dengan kendaraan yang berbahan bakar solar dan angkutan Antarkota Dalam Provinsi, dengan trayek jurusan Wonosobo-Purwokerto, Wonosobo-Kebumen, Wonosobo-Purworejo, Wonosobo-Magelang, dan Wonosobo-Semarang, serta Angkutan pedesaan mikro jurusan Wonosobo-Wadaslintang, Wonosobo-Dieng dan Wonosobo-Watumalang.


Penulis: Gregorius Magnus Finesso
Editor : Marcus Suprihadi