Rabu, 23 April 2014

News / Regional

Pembangunan Bandara Samarinda Baru Bisa Gunakan APBD

Sabtu, 2 Maret 2013 | 17:04 WIB

Baca juga

BALIKPAPAN, KOMPAS.com — Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur Sofyan Alex berpendapat, pembangunan sisi udara Bandara Samarinda Baru (BSB) bisa diupayakan menggunakan APBD Kaltim jika biayanya logis untuk dibebankan ke APBD. Menurut dia, Kementerian Perhubungan pernah mengestimasi sisi udara BSB hanya menelan Rp 400 miliar-Rp 500 miliar.

Sisi udara itu, antara lain, landasan pacu, apron, dan yang terkait dengan pesawat. "Jumlah ini, kalau mau, masih bisa dibiayai APBD Kaltim dalam dua-tiga tahun. BSB penting karena ini, kan, kebutuhan publik," katanya.

Merunut ke belakang, pembangunan BSB yang berlokasi di Sei Siring, Samarinda, ini berliku-liku. Rencana membangun bandara baru untuk menggantikan Temindung sudah dipikirkan tahun 1990-an. Namun, Pemkot Samarinda merasa berat jika harus menggarapnya sendirian.

Pemkot Samarinda dan Pemkab Kutai Kartanegara pernah berencana menggarap bersama, tetapi tak terealisasi. Akhirnya, pembangunan digarap kontraktor, yakni PT Nuansa Cipta Realtindo (PT NCR). Namun, PT NCR menilai Pemkot Samarinda wanprestasi, tidak memenuhi pembayaran.

PT NCR menggugat ke Pengadilan Negeri Samarinda serta Badan Arbitrase Nasional Indonesia, dan memenangi keduanya. Namun, hingga saat ini Pemkot Samarinda tetap tidak menerima putusan itu.

Karena BSB harus terwujud, Pemprov Kaltim memutuskan mengambil alih pembangunannya. Pemprov telah menggarap sisi darat BSB dengan dana APBD Rp 630 miliar dan diperkirakan selesai akhir tahun ini.


Penulis: Lukas Adi Prasetya
Editor : Nasru Alam Aziz