Jumat, 18 April 2014

News / Regional

KPK Telaah Laporan Dugaan Kredit Bermasalah Bank BJB

Senin, 25 Februari 2013 | 18:37 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelaah laporan masyarakat mengenai dugaan kredit fiktif dari Bank BJB (dulu Bank Jabar Banten). Laporan tersebut sudah masuk di bagian pengaduan masyarakat KPK.

"Ada di bagian Dumas (pengaduan masyarakat) dan sedang ditelaah. Mengenai dugaan ada kredit fiktif di Bank Jabar," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, di Jakarta, Senin (25/2/2013). Menurut Johan, laporan tersebut akan divalidasi terlebih dahulu di bagian Dumas.

Jika ditemukan unsur tindak pidana korupsi, imbuh Johan, KPK akan mengkaji lagi apakah tindak pidana korupsi ini termasuk dalam kewenangan KPK atau tidak. Bila masuk kewenangan, KPK akan meningkatkannya ke bagian penindakan melalui tahap penyelidikan.

"Kalau laporannya berupa dokumen, diteliti benar enggak dokumennya, divalidasi ada tindak pidana atau tidak, lalu domainnya KPK atau bukan. Kalau ada, baru naik ke penindakan melalui penyelidikan," ungkap Johan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, dugaan kredit bermasalah ini berawal dari penyaluran kredit dari Bank BJB kepada Koperasi Bina Usaha (KBU) milik PT Alpindo Mitra Baja, pada 2012. Koperasi yang berlokasi di Sukabumi, Jawa Barat ini mendapat kucuran kredit senilai Rp 38 miliar.

Pemberian kredit ini diduga mengandung potensi kesalahan prosedur. Kredit  juga diduga dikucurkan tanpa persyaratan administrasi yang sesuai. Belakangan, nama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan muncul dengan dugaan memiliki terkait masalah ini.

 


Penulis: Icha Rastika
Editor : Palupi Annisa Auliani