PDI-P Daftarkan Puspayoga dan Sukrawan - Kompas.com

PDI-P Daftarkan Puspayoga dan Sukrawan

Kompas.com - 06/02/2013, 02:47 WIB

Denpasar, Kompas - Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Bali, Selasa (5/2) malam, menentukan pasangan AA Puspayoga dan Dewa Sukrawan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Bali.

Meskipun belum ada tanda tangan Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PDI-P Megawati Soekarnoputri dan Tjahjo Kumolo dalam rekomendasi calon gubernur dan wakil gubernur Bali, pasangan itu akan tetap didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Demikian disampaikan

Juru Bicara Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-P Bali Nyoman Sudiantara di kantor DPD PDI-P Bali di Denpasar. Puspayoga adalah Wakil Gubernur Bali saat ini. Sukrawan adalah Ketua DPRD Buleleng dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Buleleng.

”Kami sudah mantap dengan pasangan Puspayoga dan Sukrawan.

Kami pasti mendaftarkan Rabu (6/1) ini ke Komisi Pemilihan Umum Bali,” ujarnya.

Sudiantara membantah jika pencalonan calon wakil gubernur Bali ada perpecahan. Sebab, sebelum nama Sukrawan ditetapkan, sempat muncul nama Agus Suratnyana, yang kini Bupati Buleleng, untuk pendamping Puspayoga.

Puspayoga sendiri mengaku siap maju menjadi kandidat dalam Pilkada Bali yang akan digelar pada 15 Mei. Ia juga mengaku tak khawatir harus melawan petahana, Made Mangku Pastika.

Sejauh ini, menjelang Pilkada Bali, tercatat baru satu pasangan kandidat yang muncul, yaitu Made Mangku Pastika dan Ketut Sudikerta, kini Wakil Bupati Badung. Keduanya didukung sembilan partai politik yang menamakan Koalisi Bali.

Untuk mengantisipasi keamanan, Kepolisian Daerah Bali menyatakan siap mengamankan Pilkada Bali. Hal itu diungkapkan Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Arif Wachyunadi saat temu wartawan di Direktorat Lalu Lintas Polda Bali.

”Polda Bali menyiapkan rencana operasi pengamanan Pilkada Bali 2013, termasuk pemetaan tempat pemungutan suara dan pengerahan personel polisi. Dalam pelaksanaannya, kepolisian juga akan bekerja sama dengan mitra keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkapnya.

Adapun untuk memutakhirkan data pemilih, Ketua KPU Jawa Tengah Fajar Subhi AK Arief didampingi anggota Divisi Sosialisasi dan Pemutakhiran Data Pemilih KPU, Andreas Pandiangan, mengatakan, pihaknya akan menggunakan Sistem Informasi Data Pemilih Pemilihan Gubernur Jawa Tengah tahun 2013 yang disebut Si Indijateng.(WHO/AYS/COK)

Editor

Terkini Lainnya

Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Nasional
Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Regional
Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Nasional
65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

Regional
Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Nasional
KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

Nasional
Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Regional
Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nasional
Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Internasional
Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Nasional
Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Nasional
Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Megapolitan
Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Regional
Unik, Hotel di Solo Ini Ciptakan Pohon Natal dari Bahan Mi Soun

Unik, Hotel di Solo Ini Ciptakan Pohon Natal dari Bahan Mi Soun

Nasional
Kemendikbud Ralat Konten Buku Kelas VI Kurikulum 2006 soal Ibu Kota Israel

Kemendikbud Ralat Konten Buku Kelas VI Kurikulum 2006 soal Ibu Kota Israel

Nasional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM