Pilgub Bali 2013, PDI-P Dikeroyok 9 Parpol - Kompas.com

Pilgub Bali 2013, PDI-P Dikeroyok 9 Parpol

Kontributor Denpasar, Muhammad Hasanudin
Kompas.com - 02/02/2013, 13:27 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com — Detik-detik terakhir menjelang pendaftaran ke KPU Bali, pasangan cagub-cawagub Bali, Made Mangku Pastika-I Ketut Sudikerta (Pastikerta), mendapat amunisi baru setelah Gerindra resmi merapat ke dalam Koalisi Bali Mandara, melengkapi 8 parpol koalisi lain.

Dengan bergabungnya Gerindra, praktis PDI-P yang kemungkinan akan mengusung pasangan Anak Agung Puspayoga-Putu Agus Suradnyana akan "dikeroyok" 9 parpol yang menamakan dirinya Koalisi Bali Mandara dalam Pilgub Bali 2013.

"Tadi sudah dinyatakan ikut berkoalisi dengan Bali Mandara, koalisi kami semakin kuat, semakin besar, dan daya tarik paket Pastikerta semakin luar biasa," ujar I Made Mudarta, Ketua Tim Sukses Pastikerta, seusai mendaftar di KPU Bali, Sabtu (2/2/2013).

Saat ini, Koalisi Bali Mandara yang mengusung Pastikerta dihuni Golkar, Demokrat, PAN, Hanura, Gerindra, PKPB, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, PNBK, serta Partai Karya Perjuangan. Mudarta yakin dengan masuknya Gerindra ke dalam Koalisi Mandara akan memengaruhi suara secara signifikan, khususnya masyarakat di pedesaan.

"Kita ketahui Gerindra di Bali partai papan tengah, jaringannya cukup luas di bawah," jelas Mudarta.

Seperti diberitakan, pasangan Pastikerta yang diusung oleh 9 partai koalisi, yakni Partai Golkar, Demokrat, Hanura, PAN, Gerindra, PKPB, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, PNBK, dan Partai Karya Perjuangan, ini akan maju dalam pertarungan Pilgub Bali 2013 yang akan digelar bulan Mei mendatang.

Duet jenderal bintang tiga dan anak petani ini resmi dideklarasikan di Monumen Bajra Sandi Denpasar, Rabu lalu. Sampai saat ini baru satu pasang bakal cagub yang telah mendeklarasikan diri dan mendaftar ke KPU Bali.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisKontributor Denpasar, Muhammad Hasanudin
    EditorAna Shofiana Syatiri
    Terkini Lainnya
    Penumpang KRL Commuter Line Naik 10 Persen pada Lebaran Tahun Ini
    Penumpang KRL Commuter Line Naik 10 Persen pada Lebaran Tahun Ini
    Megapolitan
    Yogyakarta Bukan Tempat Baru untuk Obama, Ayam Ingkung dan Pohon Jambu Jadi 'Saksi'
    Yogyakarta Bukan Tempat Baru untuk Obama, Ayam Ingkung dan Pohon Jambu Jadi "Saksi"
    Regional
    Ratusan Penumpang Batalkan Keberangkatan dari Stasiun Senen Per Hari
    Ratusan Penumpang Batalkan Keberangkatan dari Stasiun Senen Per Hari
    Megapolitan
    Di Filipina, Lagu Kebangsaan Harus Dinyanyikan secara Bersemangat
    Di Filipina, Lagu Kebangsaan Harus Dinyanyikan secara Bersemangat
    Internasional
    Washington: China Pelaku Perdagangan Manusia Terburuk di Dunia
    Washington: China Pelaku Perdagangan Manusia Terburuk di Dunia
    Internasional
    Sakit Lambung Tak Kunjung Sembuh, Gadis Ini Bunuh Diri
    Sakit Lambung Tak Kunjung Sembuh, Gadis Ini Bunuh Diri
    Regional
    Sekjen Kemenhub Kritik Pelabuhan Tanjung Priok Masih Pakai Tangga Manual
    Sekjen Kemenhub Kritik Pelabuhan Tanjung Priok Masih Pakai Tangga Manual
    Megapolitan
    FPI: Sejak Awal Habib Rizieq Ingin GNPF-MUI Bertemu Jokowi
    FPI: Sejak Awal Habib Rizieq Ingin GNPF-MUI Bertemu Jokowi
    Nasional
    Sebelum Lompat dari Lantai 18 Apartemen, Pria Ini Tulis Surat untuk Putrinya
    Sebelum Lompat dari Lantai 18 Apartemen, Pria Ini Tulis Surat untuk Putrinya
    Megapolitan
    Diawasi, Tarif Tak Wajar Saat Arus Balik, Khususnya Bus
    Diawasi, Tarif Tak Wajar Saat Arus Balik, Khususnya Bus
    Megapolitan
    Bawa Senjata Api, TKW dari Jeddah Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
    Bawa Senjata Api, TKW dari Jeddah Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
    Megapolitan
    Baru Isi BBM, Suzuki Carry yang Dimodifikasi Meledak di SPBU
    Baru Isi BBM, Suzuki Carry yang Dimodifikasi Meledak di SPBU
    Regional
    Satu Lagi Pelajar yang Terseret Ombak di Laut Selatan Sukabumi Ditemukan Tewas
    Satu Lagi Pelajar yang Terseret Ombak di Laut Selatan Sukabumi Ditemukan Tewas
    Regional
    Arus Mudik dan Balik Lebaran, Penumpang Kereta Diprediksi Capai 6 Juta Orang
    Arus Mudik dan Balik Lebaran, Penumpang Kereta Diprediksi Capai 6 Juta Orang
    Regional
    Tradisi Balon Udara Dikritik karena Bahayakan Penerbangan, Ini Alasannya
    Tradisi Balon Udara Dikritik karena Bahayakan Penerbangan, Ini Alasannya
    Regional

    Close Ads X