Minggu, 21 September 2014

News / Regional

Dampak Longsor

Jalur Selatan Banjar-Cilacap Masih Dialihkan

Sabtu, 5 Januari 2013 | 12:18 WIB

CILACAP, KOMPAS.com — Lalu lintas jalur selatan di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat, hingga Sabtu (5/1/2013), masih dialihkan akibat jalur utama belum dapat digunakan setelah tertimbun longsoran tebing di Desa Panulisan, Kecamatan Dayeuhluhur, Cilacap. Sejumlah pengendara mengeluhkan kondisi jalur alternatif yang sempit dan macet akibat terdapat beberapa pasar tumpah.

Jajang (43), sopir bus travel Cipaganti jalur Bandung-Purwokerto mengatakan, hingga saat ini lalu lintas dari arah Kota Banjar yang akan memasuki wilayah Cilacap dialihkan melalui jalur alternatif Langgensari-Ciopat keluar di Pasar Kunyit. Sedangkan dari arah timur/Dayeuhluhur ke Kota Banjar dialihkan melalui Ciopat Majenang, Pasar Kunyit Langensari, dan keluar di Kota Banjar, Jawa Barat.

"Jalur alternatifnya sempit, banyak pasar tumpah. Padahal kami dikejar waktu. Jadi banyak yang memilih lewat jalur alternatif lain," ujar Jajang.

Menurut dia, sejumlah kendaraan travel dan sebagian mobil pribadi dari arah Bandung memilih memutar lewat jalur Kota Banjar-Kalipucang, Ciamis, kemudian menuju jalur lintas selatan-selatan (JLSS) melalui Patimuan, dan Sidareja menuju Karangpucung maupun Jeruklegi, Cilacap. "Kendati jaraknya lebih jauh hingga dua kali lipat, tetapi jalurnya lebih baik," tutur Jajang.

Menurut Sartono (33), sopir travel lainnya, sosialisasi juga dilakukan sejak dari jalur Bandung agar kendaraan ke arah Banjar menuju Jateng menggunakan jalur utara.

Arus lalu lintas di jalur selatan Jateng bagian barat terputus akibat longsor di tiga lokasi pada ruas Jalan Raya Panulisan antara pabrik pengolahan kayu PT Waroeng Batok Industry hingga SPBU Panulisan sejak Kamis (3/1/2013) malam. Panjang material longsoran yang menimbun ruas jalan yang berada di dekat perbatasan Jateng-Jabar ini berkisar 100-200 meter.

Pihak BPT Bina Marga Wilayah Cilacap bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap dan Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy berhasil membersihkan longsoran pagi ini. Namun jalur selatan belum pulih.

 


Penulis: Gregorius Magnus Finesso
Editor : Nasru Alam Aziz