Minggu, 26 Oktober 2014

News / Regional

Kapolres Dharmasraya Sempat Disandera Penambang Liar

Minggu, 25 November 2012 | 12:13 WIB

DHARMASRAYA, KOMPAS.com - Kapolres Dharmasraya, Ajun Komisaris Besar Khairul Aziz, sempat disandera ratusan penambang emas liar di Jorong Sitiung V, Nagari Koto Padang, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mulai Sabtu (24/11/2012) sore hingga malam hari.

Khairul baru dibebaskan sekitar pukul 21.00 WIB, setelah proses negosiasi dengan para penambang.

Pada Minggu (25/11/2012) ini, Khairul memberikan taklimat kepada ratusan anggota Brimob Polda Sumbar dan anggota polisi bantuan dari sejumlah polres yang berdekatan dengan Dharmasraya, dalam apel siaga di Markas Polres Dharmasraya.

Dalam taklimat itu Khairul mengatakan, penyanderaan dirinya diawali pengepungan yang dilakukan sejumlah penambang terhadap Kapolsek Koto Baru Inspektur Satu  Yana Jaya Widya.

Yana dikepung karena hendak mengambil barang bukti dugan penambangan emas liar. "Kapolsek sudah mendapatkan tersangka, namun masih perlu memperoleh barang bukti sehingga masuk lagi ke dalam lokasi," kata Khairul.

Sampai di lokasi, Yana dikepung sejumlah penambang. Ia kemudian mengirimkan SMS pada Khairul untuk meminta bantuan.

Bersama 15 anggota Polres Dharmasraya, Khairul lalu menuju lokasi untuk membebaskan Yana dan anak buahnya. Namun, Khairul juga ikut dikejar dan disandera.

Baru sekitar pukul 17.30 WIB, kata Khairul, ia berhasil melepaskan diri dari kejaran dan beroleh sinyal seluler untuk mengirim pesan singkat SMS. "Saya akhirnya dapat sinyal dan lalu mengirim SMS kepada Kapolres Sijunjung, Kasat Brimob Polda Sumbar, dan Kapolda Sumbar untuk meminta bantuan," katanya.    

 

 


Penulis: Ingki Rinaldi
Editor : Agus Mulyadi