Jumat, 21 November 2014

News / Regional

Tolak Lupa, Kota Batu Dipenuhi Gambar Munir

Senin, 19 November 2012 | 18:09 WIB

BATU, KOMPAS.com - Menolak lupa, puluhan wartawan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Wartawan Batu (FKWB) dan para seniman Kota Batu, Jawa Timur memasang poster, menyemprot dan mewarnai gambar wajah Munir di beberapa tembok di kota kelahiran almarhum Munir, Kota Batu.

Aksi itu dilakukan sebagai simbol protes atas belum tuntasnya penanganan kasus pembunuhan terhadap almarhum Munir. Selain itu, aksi itu juga bertujuan mengingatkan masyarakat atas semangat Munir dalam menegakkan hak asasi manusia.

Acara puncaknya bakal dihelat pada 2 hingga 3 Desember mendatang di Alun-alun Kota Batu.Dan pada Senin (19/11) siang, beberapa seniman sudah mengawali kegiatan menolak lupa untuk Munir. Seniman yang hadir adalah Butet Kertaradjasa dan beberapa seniman dari Yogyakarta.

Para seniman dan jurnalis, menyemprot dan mewarnai gambar wajah Munir di beberapa tembok, seperti di sekitar Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu. Kegiatan itu dipimpin langsung Butet Kertaradjasa. Menurut Butet, para senima akan mengingatkan pemerintah dan siapa saja soal Munir.

"Nanti, akan disebarkan 5.000 poster ukuran besar (A3) dan 5.000 lembar ukuran kecil (A4) termasuk gambar stensilan. Di situ hanya hitam putih, terus akan mengajak semua lapisan masyarakat untuk mewarnai," kata Butet kepada wartawan seusai memasang poster.

Selain itu, pada puncak acara mendatang, para seniman dan jurnalis akan membuat gambar Munir dengan cara disemprot ke beberapa media, seperti tembok, cuilan genteng, papan ataupun kaos polos yang dibawa oleh masyarakat.

"Gambar Munir, akan dipasang di ruang terbuka dengan tujuan mengingatkan akan spirit seorang Munir. Kemudian bisa menginspirasi ketokohannya," akunya.

Kegiatan tersebut tambah Butet, juga mengandung unsur edukasi. Dimana, ketika semua bisa melawan lupa, apalagi mengingat seorang Munir, bisa tumbuh semangat. "Karena dengan menginspirasi semangat bisa membuat Indonesia ini lebih baik lagi," katanya.

Kegiatan mengenang Munir pada Desember nanti akan bertajuk "Menafsir Munir Melawan Lupa". Kegiatan itu didukung oleh banyak seniman dan artis. Diantaranya Butet Kertaredjasa, Gllen Fredly, Djaduk Ferianto, Oppie Andarista, Romo Sindunata, Gunawan Muhammad, Arswendo Atmowiloto dan seniman lokal Kota Batu.


Penulis: Kontributor Malang, Yatimul Ainun
Editor : Farid Assifa