Kamis, 18 Desember 2014

News / Regional

Tiga Bulan Pakai Listrik, Nomor Rekening Belum Ada

Jumat, 24 Agustus 2012 | 10:09 WIB

KOLAKA UTARA, KOMPAS.com - Setelah tiga bulan menikmati listrik, warga Desa Nulle, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara kini malah was-was.

Pasalnya, hingga saat ini mereka belum mendapatkan nomor rekening tagihan listrik seperti pada umumnya. Saat penyambungan meteran listrik baru oleh pihak PLN Kolaka Utara, mereka dibebankan biaya Rp 8 juta.

Alle, warga setempat mengatakan, selama ini mereka tidak pernah mendatangi kantor cabang PLN untuk membayar listrik. "Jangankan datang membayar, di datangi untuk ditagih saja kita tidak pernah, apalagi memiliki nomor seri pelanggan. Ini yang buat kami takut, jangan sampai nanti listrik kami diputus karena tidak pernah membayar. Warga sendiri ada kemauan untuk membayar tapi dasarnya tidak ada. Seandainya ada nomor rekening listrik pasti kami bayar," katanya, Jumat (24/08/2012).

Ia menambahkan, saat pemasangan meteran baru, orang yang memasang meteran berpakaian seragam PLN sehingga warga tidak menaruh curiga. "Kami disuruh bayar Rp 8 juta, katanya nomor rekeningnya nanti menyusul. Namun hingga saat ini tidak ada sama sekali. Yang jelasnya kami berharap ini segera diselesaikan. Jangan sampai jadi masalah yang lebih besar lagi dan ujung-ujungnya kami (warga) yang dirugikan," tambahnya.

Alle menjelaskan, di desanya ada 23 pemasangan instalasi meteran listrik baru. Biaya pemasangannya sama, Rp 8 juta per instalasi. Semua 23 orang itu saat ini mengalami masalah yang sama, yaitu tidak punya nomor rekening listrik.

Pihak PLN Kolaka Utara tidak bersedia memberikan keterangan terkait masalah itu. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, pihak yang melakukan pemasangan instalasi tersebut adalah perusahaan rekanan PLN.


Penulis: Kontributor Kolaka, Suparman Sultan
Editor : Egidius Patnistik