Jumat, 19 September 2014

News / Regional

Jual Teman, Seorang Gadis ABG Ditangkap

Senin, 16 Juli 2012 | 16:26 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Korban kasus trafficking kerap terjadi pada perempuan di bawah umur. Kali ini tidak, justru pelaku trafficking adalah perempuan berusia di bawah umur alias anak baru gede ABG). Salah satu korbannya adalah perempuan yang berusa empat tahun lebih tua dari pelaku.

Untungnya aksi JN (18), perempuan asal Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur ini berhasil digagalkan polisi di sebuah hotel di kawasan Jalan Perak Timur Surabaya. JN akan menjual SA (23), dan UKW (16). Keduanya adalah teman JN sewaktu di Nganjuk. Tersangka menjanjikan, jika pekerjaan sudah selesai, maka keduanya akan mendapat komisi masing-masing Rp 500 ribu. ''Padahal, kedua korban akan dijual masing-masing seharga Rp 1 juta,'' kata Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Hendri Umar, Senin (16/7/2012).

Tidak semua korban mengetahui jika akan dipekerjakan untuk melayani nafsu syahwat laki-laki hidung belang. Korban UKW oleh JN dijanjikan pekerjaan yang lebih mudah, dan lebih banyak menghasilkan uang daripada pekerjaannya di Nganjuk yang hanya sebagai penjaga toko kain.

''Kalau SA awalnya sudah tahu, karena di Nganjuk dia sudah terbiasa dengan pekerjaan seperti itu,'' tambah Hendri.

JN terjerat dua pasal sekaligus, yakni pasal 2 Undang-Undang No 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, dan Pasal 81 Undang-Undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. ''Jika pelakunya masih di bawah usia, dipotong sepertiga ancaman hukuman menjadi sekitar 10 tahun,'' pungkas Hendri.


Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Editor : Farid Assifa