Kamis, 2 Oktober 2014

News / Regional

Bali

Nyepi, Tak Ada Siaran Televisi dan Radio

Jumat, 4 Maret 2011 | 13:16 WIB

Terkait

DENPASAR.KOMPAS.com- Seperti perayaan Nyepi sebelumnya, tahun ini Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali juga mengeluarkan himbauan kepada seluruh lembaga penyiaran televisi dan radio untuk menghentikan aktivitas siarannya pada saat Catur Brata Penyepian, Sabtu (05/03/2011) besok. Bahkan untuk tahun ini kebijakan tersebut juga diberlakukan kepada televisi berlangganan.

"Jadi KPID menghimbau semua lembaga penyiaran untuk tidak bersiaran, dan yang merelay dari Jakarta untuk menghentikan sementara, termasuk TV berlangganan" ujar Ketua KPID Bali, Komang Suarsana kepada Kompas.com, Jum'at (04/03/2011) siang tadi.

"Tahun kemarin cuma televisi lokal dan Nasional tapi tahun ini termasuk televisi berlangganan kita sudah komitmen bersama untuk tidak bersiaran," jelas Suarsana.

Dalam sosialisasi yang dilakukan oleh KPID beberapa waktu lalu sejumlah kalangan merasa keberatan dengan kebijakan ini. Namun, karena ini merupakan komitmen bersama untuk menghormati umat Hindu yang melakukan Catur Brata Penyepian, KPID tetap pada kebijakan semula untuk menghentikan siaran televisi dan radio.

KPID Bali telah berkoordinasi dengan KPI Pusat dan Menkominfo terkait kebijakan ini. "KPI pusat sudah ok, Menkominfo juga ok," tegas Suarsana. Siaran televisi dan radio akan dihentikan mulai Sabtu (05/02/2011) pukul 06.00 WITA hingga Minggu (06/02/2011) pukul 06.00 WITA.

Apabila ada lembaga penyiaran yang tidak mengindahkan himbauan ini, KPID Bali tidak akan memberi sanksi tertentu karena ini sifatnya himbauan. Namun, KPID Bali akan memberi catatan tersendiri bagi lembaga penyiaran tersebut terkait pengawasan dan perizinan di masa mendatang.


Editor : Jimmy Hitipeuw