Senin, 15 September 2014

News / Regional

Pesawat Merpati Gagal Terbang di Kupang

Sabtu, 19 Februari 2011 | 08:06 WIB

KUPANG, KOMPAS.com — Pesawat Merpati Nusantara Airlines yang membawa 42 penumpang dan empat kru dengan tujuan Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur mendadak meluncur dan keluar landas pacu atau runway pada pukul 06.20 Wita. Peristiwa ini menyebabkan semua penerbangan dari dan ke Bandara El Tari Kupang terhenti sampai berita ini diturunkan.

Pengamatan di Bandara El Tari Kupang, Sabtu (19/2/2011) semua penerbangan tertunda keberangkatannya. Tiga unit mobil pemadam kebakaran sedang bersiap-siap di sekitar Bandara.

Pesawat Merpati tipe MA 60 itu mengalami kecelakaan karena masalah teknis. Peristiwa ini menyebabkan tujuh pesawat yang sedang siap diberangkatkan bersamaan dengan MNA terpaksa tunda sampai berita ini diturunkan. Ketujuh pesawat itu antara lain Batavia Air dan Avia Star.  Hanya satu jenis pesawat Lion Air yang berangkat dari Bandara El Tari Kupang sebelum peristiwa itu, yakni pukul 06.00 Wita. Itu merupakan jadwal keberangkatan terawal setiap hari, dari Bandara El Tari Kupang.

Semua pihak di Bandara El Tari Kupang tidak mau memberi komentar terkait kejadian ini. Seorang petugas Bandara yang tidak mau disebutkan namanya menyebutkan, ketika itu pesawat sedang siap-siap atau mengambil ancang–ancang untuk terbang setelah keluar dari tempat parkir. Tetapi tiba-tiba saja pesawat itu meluncur tak beraturan dan meluncur keluar runway. Tetapi hanya sampai di batas saja sehingga cukup mengganggu penerbangan lainnya. 

Ditarik dengan Tali

General Manajer MNA Kupang Agus Longdong mengatakan pihaknya sedang mengupayakan tali untuk menarik pesawat itu dari runway. Belum dipastikan, apakah menggunakan traktor atau jenis penarik lain.

Beberapa teknisi sedang naik di atas badan pesawat untuk memeriksa kondisi pesawat. Semua penumpang ditambah empat kru pesawat sudah dievakuasi di ruang tunggu Bandara. Pihak MNA meminta penumpang bersabar. Jika pesawat naas itu sudah ditarik, para penumpang akan diberangkatkan dengan merpati lain menuju Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Manajer Operasi PT Angkasapura I, Tri Djoko Wahuyono juga sudah mendekat ke lokasi kejadian, tempat pesawat naas itu. Ia memastikan pesawat itu bisa ditarik hanya masih menunggu tali.

Ratusan calon penumpang sedang gundah menunggu di ruang tunggu Bandara. Mereka mengharapkan pesawat merpati itu segera bisa ditarik sehingga penerbangan kembali normal.


Editor : yuli