Kamis, 18 September 2014

News / Regional

Susno: Usut Korupsi di Pagaralam

Sabtu, 1 Mei 2010 | 00:06 WIB

PAGARALAM, KOMPAS.com - Mantan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Susno Duadji, menyatakan pengusutan dan pemberantasan korupsi bukan hanya dilakukan di pusat saja tapi juga di daerah-daerah khususnya Kota Pagaralam, Sumatera Selatan.

Susno, di Pagaralam, Jumat (30/4/2010) di hadapan jemaah Masjid Dempo Selatan menegaskan, upaya pemberantasan korupsi bukan hanya dilakukan di pusat atau Jakarta saja, namun juga harus menyeluruh hingga ke daerah-daerah khususnya di Pagaralam.

Apalagi menurut dia, gejala perilaku korupsi itu sudah hampir menyeluruh di Indonesia. Menurut dia, berdasarkan data yang ada, Sumsel merupakan salah satu daerah yang paling banyak terjadi korupsi di Indonesia.

"Bisa jadi di dalamnya termasuk kasus korupsi di Kota Pagaralam," ujar Susno yang juga lahir di Pagaralam itu pula.

Karena itu, dia mengingatkan penegakan hukum bagi pelaku korupsi dan pelanggaran hukum lainnya tidak boleh pandang bulu meskipun itu terjadi di kampung halaman sendiri.

"Indonesia merupakan negara kaya yang memiliki banyak sumber daya alam, baik berupa tambang, hasil laut, pertanian, perkebunan dan masih banyak lainnya. Namun akibat korupsi merajalela membuat rakyat menderita dan menjadi miskin," ujar dia.

"Hasil bumi melimpah dan potensi alam cukup banyak, namun sampai saat ini masih banyak masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan dan selalu diperlakukan tidak adil dalam berbagai hal," kata dia lagi.

Susno berpendapat, semua itu terjadi akibat maraknya tindak pidana korupsi yang dilakukan oknum pejabat tinggi baik di pusat maupun di daerah.

Ia menyatakan, paling penting untuk pemberantasan korupsi perlu difokuskan di pusat dahulu, baru nanti menjalar ke daerah.

Dia berpendapat, sebetulnya kalau tingkat paling rendah mudah dilakukan pembenahan, dan pada tingkat pejabat tinggi sudah bersih, maka di daerah akan mengikuti saja.

"Sebetulnya korupsi sudah terjadi, baik di instansi pemerintahan, swasta, BUMN, bahkan di tubuh kepolisian, kejaksaan dan kehakiman. Namun selama ini belum terkuak karena tidak ada yang berani membongkarnya. Sekarang gong perubahan sudah kita tabuh, tentunya perlu dukungan dari seluruh rakyat Indonesia," kata dia pula.

Pengacara Susno, Husni Maderi, menyatakan, Susno selain minta dukungan masyarakat Kota Pagaralam, juga akan melakukan silaturahmi dengan warga Lahat dan Muaraenim.

Kunjungan di sejumlah daerah tersebut sama tujuannya, untuk meminta dukungan dan doa agar upaya menciptakan negara yang bersih dari korupsi akan terwujud.


Editor : bnj
Sumber: