Tolak Miyabi, Mahasiswa Kudus Bakar Celana Dalam - Kompas.com

Tolak Miyabi, Mahasiswa Kudus Bakar Celana Dalam

Kompas.com - 12/10/2009, 11:31 WIB

KUDUS, KOMPAS.com — Belasan mahasiswa STAIN Kudus hari Senin (12/10) melakukan aksi unjuk rasa menolak rancana kedatangan artis film porno Maria Ozawa (Miyabi) ke Indonesia dengan membakar beberapa pakaian dalam wanita.
     
Aksi pembakaran beberapa pakaian dalam wanita tersebut merupakan simbol untuk menolak kedatangan artis yang menjadi ikon artis film porno di negara asalnya, Jepang.
     
Aksi belasan mahasiswa yang tergabung dalam BEM STAIN, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Mahasiswa Peduli Bangsa (MPB) memulai aksi di dalam kompleks kampus STAIN sekitar pukul 09.00 WIB, dengan cara berkeliling kampus sambil berorasi. "Tolak Miyabi. Selamatkan bangsa dan generasi muda dari virus pornografi dan pornoaksi," kata salah satu orator aksi, Anas Marzuki, sekaligus koordinator aksi.
     
Selain berorasi, para mahasiswa tersebut juga mengusung sejumlah bendera BEM STAIN dan poster yang bertuliskan, "Tolak Miyabi, cekal Miyabi, jangan rendahkan perfilman Indonesia dengan masuknya Miyabi, dan jangan biarkan Miyabi datang ke Indonesia".
     
Setelah berorasi keliling kampus, para mahasiswa mengumpulkan poster penolakan Miyabi dan membakarnya bersama beberapa pakaian dalam wanita sebagai simbol penolakan terhadap rencana kedatangan Miyabi.

EditorAbi

Terkini Lainnya

RUU Terorisme dan Perppu Ormas Dinilai Bentuk Negara Ambil Jalan Pintas

RUU Terorisme dan Perppu Ormas Dinilai Bentuk Negara Ambil Jalan Pintas

Nasional
Bersama Empat Organisasi Keagamaan, Juru Bicara FPI Gugat Perppu Ormas

Bersama Empat Organisasi Keagamaan, Juru Bicara FPI Gugat Perppu Ormas

Nasional
KTI Siapkan Aplikasi Transportasi yang Bisa Bayar Angkot Lewat Ponsel

KTI Siapkan Aplikasi Transportasi yang Bisa Bayar Angkot Lewat Ponsel

Megapolitan
Pelarangan Motor Diperluas, Transjakarta Siapkan 'Feeder' Lewati Jalan Ini

Pelarangan Motor Diperluas, Transjakarta Siapkan "Feeder" Lewati Jalan Ini

Megapolitan
Panik Usai Seruduk Motor, Sopir Fortuner Tabrak 2 Pemotor Lain hingga Tewas

Panik Usai Seruduk Motor, Sopir Fortuner Tabrak 2 Pemotor Lain hingga Tewas

Regional
Pengacara Destiara Bawa Bukti Baru soal Laporannya terhadap Wali Kota Kendari Terpilih

Pengacara Destiara Bawa Bukti Baru soal Laporannya terhadap Wali Kota Kendari Terpilih

Megapolitan
Jusuf Kalla: Tak Mungkin Ada Dua Cagub Golkar di Pilkada Jabar

Jusuf Kalla: Tak Mungkin Ada Dua Cagub Golkar di Pilkada Jabar

Nasional
Baru Bebas, Aman Abdurrahman Kembali Jadi Tersangka Terkait Bom Thamrin

Baru Bebas, Aman Abdurrahman Kembali Jadi Tersangka Terkait Bom Thamrin

Nasional
Tertibkan Bangunan, Satpol PP Temukan Kondom Berserakkan di Objek Wisata

Tertibkan Bangunan, Satpol PP Temukan Kondom Berserakkan di Objek Wisata

Regional
Dari Mana Sumber Dana First Travel Berangkatkan Umrah Seluruh Jemaah?

Dari Mana Sumber Dana First Travel Berangkatkan Umrah Seluruh Jemaah?

Megapolitan
Ganjar Pranowo: Selama Ini Saya Nyaman dengan Pak Heru...

Ganjar Pranowo: Selama Ini Saya Nyaman dengan Pak Heru...

Regional
Mereka yang Rela Tinggalkan Pekerjaan demi Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam

Mereka yang Rela Tinggalkan Pekerjaan demi Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam

Regional
Ratusan Penerbangan Dibatalkan Saat Topan Hato Dekati Hongkong

Ratusan Penerbangan Dibatalkan Saat Topan Hato Dekati Hongkong

Internasional
Soal Pilpres, Zulkifli Hasan Tak Bermimpi Jadi Capres atau Cawapres

Soal Pilpres, Zulkifli Hasan Tak Bermimpi Jadi Capres atau Cawapres

Nasional
Setelah di SPMN 13, PDAM Kota Tangerang Akan Pasang Keran Air Siap Minum di Sekolah Lain

Setelah di SPMN 13, PDAM Kota Tangerang Akan Pasang Keran Air Siap Minum di Sekolah Lain

Megapolitan