Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pembunuh Kekasih Sesama Jenis di Banten Dituntut 16 Tahun Penjara

Kompas.com - 21/05/2024, 20:04 WIB
Rasyid Ridho,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

SERANG, KOMPAS.com - Seorang pria asal Serang, Banten, Ropiudin, dituntut 16 tahun karena membunuh kekasihnya, Maskin di pinggir Pantai Cinangka, Kabupaten Serang, Senin (11/12/2023) silam.

Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Serang, Selamet, menilai Ropiudin terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana sesuai Pasal 340 KUH Pidana, sesuai dengan dakwaan pertama.

'Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ropiudin tersebut berupa pidana penjara selama 16 tahun," kata Jaksa di Pengadilan Negeri Serang. Selasa (21/5/2024).

Baca juga: Polisi Periksa Pasangan Nikah Sesama Jenis di Halmahera Selatan

Sebelum memberikan hukuman, jaksa mempertimbangkan hal yang memberatkan hukuman yakni perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat.

Kemudian perbuatan terdakwa telah membuat penderitaan mendalam bagi keluarga korban.

Sedangkan hal yang meringankan hukuman yaitu pembunuhan tersebut terdorong oleh perilaku korban yang selalu mengajak hubungan sesama jenis pada pelaku.

"Kemudian pelaku belum pernah dihukum, koperatif, dan tulang punggung keluarga," ujar Selamet.

Kasus pembunuhan sudah direncanakan oleh Ropiudin dengan cara mengajak korban ke Pantai Anyer menggunakan motor milik korban.

Baca juga: Hubungan Asmara Sesama Jenis di Balik Pembunuhan Bos Kerajinan Tembaga 

Tanpa curiga, keduanya kemudian berangkat pada Minggu (10/12/2023) pukul 20.00 WIB.

Setibanya di Pantai D' Lapan-lapan Resort, Cinangka, Kabupaten Serang keduanya cekcok.

Pertengkaran karena korban selalu mengancam akan menyebarkan video hubungannya kepada keluarga Ropiudin.

Akhirnya, karena kesal diancam video rekaman hubungan seksualnya akan disebar, terdakwa lalu membunuh pacar sesama jenisnya itu dengan senjata tajam.

Korban mengalami luka robek karena empat kali bacokan hingga tewas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Regional
Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Regional
Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Regional
Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Regional
Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Regional
Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Regional
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Regional
Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Regional
Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Regional
Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Regional
Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Regional
International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

Regional
Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com