Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Periksa Pasangan Nikah Sesama Jenis di Halmahera Selatan

Kompas.com - 20/05/2024, 16:38 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Editor

KOMPAS.com - Pernikahan sesama jenis terjadi di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara (Malut). Akad berlangsung pada Rabu (15/5/2024).

Ternyata, mempelai laki-laki berinisial NS (25) tak mengetahui bahwa pasangannya berinisial JL (26) alias Dela La Udin adalah pria.

Buntut terbongkarnya kejadian ini, Kementerian Agama (Kemenag) Halmahera Selatan melaporkan JL ke polisi karena diduga memalsukan data pribadi sebagai syarat administrasi pernikahan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Selatan Iptu Ray Sobar mengatakan, polisi telah memeriksa NS dan JL.

Pemeriksaan dilakukan sebagai tindak lanjut laporan dari Kemenag Halmahera Selatan terkait dugaan JL memalsukan data diri.

"Laporannya sudah masuk ke kita, kemudian mereka berdua (NS dan Dela) sudah diambil keterangan. Kasus ini akan kita proses karena sudah ada laporan," ujarnya, Senin (20/5/2024), dikutip dari Tribun Ternate.

Di samping itu, dalam waktu dekat, penyidik segera melayangkan surat panggilan kepada sejumlah pihak untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Baca juga: Pengantin Wanita yang Ternyata Laki-laki di Halmahera Selatan Dilaporkan ke Polisi

Pengantin wanita ternyata pria dilaporkan polisi 


Setelah kasus ini terungkap, Kemenag Halmahera Selatan melaporkan JL ke polisi karena memalsukan data diri untuk persyaratan adminstrasi pernikahan.

Saat hendak menikah, JL diduga memalsukan identitasnya menjadi Dela La Udin.

Selain itu, JL juga diduga melakukan penipuan terhadap pegawai pencatat nikah (PPPN) Desa Sekely, Kecamatan Gane Barat Selatan, Halmahera Selatan.

"Kami telah resmi melaporkan saudara J terkait tindak pidana pemalsuan data diri dan penipuan terhadap petugas PPN ke Polres pada Sabtu kemarin," ucap Kuasa Hukum Kemenag Halmahera Selatan, Ongky Nyong, Minggu (19/5/2024), dikutip dari Tribun Ternate.

Terkait kejadian ini, Kanwil Kemenag Malut meminta agar pernikahan tersebut dibatalkan karena melanggar syariat agama dan budaya masyarakat.

"Selain itu, KUA setempat juga tidak mengeluarkan buku nikah, karena proses nikahnya tidak tercatat di Kantor Kementerian Agama Halmahera Selatan," ungkap Kepala Kanwil Kemenag Malut Amar Manaf, Sabtu (18/5/2024), dikutip dari Antara.

Kedok JL terungkap seusai bidan setempat memeriksa fisiknya. Dari situlah diketahui bahwa JL adalah laki-laki.

Baca juga: Pengantin Perempuan di Halmahera Selatan Ternyata Laki-laki, Diketahui Usai Dicek Bidan dan Aparat Desa

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunTernate.com dengan judul Polres Halmahera Selatan Amankan Pasangan Nikah Sesama Jenis, PPN Desa Sekely Segera Diperiksa; dan Kemenag Halmahera Selatan Malut Polisikan Dela Alias Jurnal Terkait Pemalsuan Data Pribadi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pemeran Pria Dalam Video Mesum di Ambon yang Viral Ditahan Polisi

Pemeran Pria Dalam Video Mesum di Ambon yang Viral Ditahan Polisi

Regional
Ratusan Warga di Bangka Belitung Terjerat Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Ratusan Warga di Bangka Belitung Terjerat Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Regional
Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Exit Tol Soroja, Polisi: Pengendara Mitsubishi Colt Hilang Kendali

Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Exit Tol Soroja, Polisi: Pengendara Mitsubishi Colt Hilang Kendali

Regional
Jembatan Wariori Nyaris Ambruk, Sopir Mobil Trans Papua Barat Mengeluh

Jembatan Wariori Nyaris Ambruk, Sopir Mobil Trans Papua Barat Mengeluh

Regional
3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, 1 Korban Hilang

3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, 1 Korban Hilang

Regional
Bayi Meninggal di Sukabumi Setelah Imunisasi Tak Jadi Diotopsi

Bayi Meninggal di Sukabumi Setelah Imunisasi Tak Jadi Diotopsi

Regional
Puluhan Santri Terjebak 20 Menit di Dalam Lift Empire Palace Surabaya

Puluhan Santri Terjebak 20 Menit di Dalam Lift Empire Palace Surabaya

Regional
Petugas Pengisi ATM Curi Rp 1,1 Miliar untuk Judi Online dan Beli Motor

Petugas Pengisi ATM Curi Rp 1,1 Miliar untuk Judi Online dan Beli Motor

Regional
Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Minggu Besok

Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Minggu Besok

Regional
Air Terjun Aek Martua di Riau: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Air Terjun Aek Martua di Riau: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ayah Pegi Setiawan Diperiksa Polisi soal KTP Ganda, Alasannya Ingin Menikah Lagi, tapi Masih Punya Istri

Ayah Pegi Setiawan Diperiksa Polisi soal KTP Ganda, Alasannya Ingin Menikah Lagi, tapi Masih Punya Istri

Regional
Memanah Ikan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pantai Jemplung Sumbawa

Memanah Ikan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pantai Jemplung Sumbawa

Regional
Bengkel Damri di Surabaya Terbakar, Bus Listrik Bekas KTT G20 Bali Ikut Hangus

Bengkel Damri di Surabaya Terbakar, Bus Listrik Bekas KTT G20 Bali Ikut Hangus

Regional
Di Hadapan Mahasiswa, Nikson Nababan Jelaskan Visi Bangun Sumut

Di Hadapan Mahasiswa, Nikson Nababan Jelaskan Visi Bangun Sumut

Regional
Bocah 13 Tahun di Padang Tewas Diduga Dianiaya Polisi, Jasadnya Ditemukan Mengapung di Sungai

Bocah 13 Tahun di Padang Tewas Diduga Dianiaya Polisi, Jasadnya Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com