Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Soal Temuan Kerangka Wanita di Pekarangan Rumah Residivis Pembunuhan, Ada Bekas Luka Bakar

Kompas.com - 24/04/2024, 06:56 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - PHY (44), warga warga Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah diamankan polisi setelah temuan kerangka di pekarangan rumahnya.

Diduga kerangka manusia tersebut adalah KM (26), seorang perempuan yang hilang sejak Selasa (26/3/2024).

PHY adalah seorang residivis kasus pembunuhan dan juga kasus kekerasan dalam rumah tangga terhadap mantan istrinya.

PHY dan KM sendiri diduga memiliki hubungan asmara.

Baca juga: Awal Mula Temuan Kerangka Wanita di Wonogiri di Pekarangan Rumah Residivis Kasus Pembunuhan

Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyebut kerangka manusia yang ada di pekarangan rumah PHY diduga kuat korban pembunuhan.

Hal itu ditandai dengan adanya bekas luka bakar pada tubuh korban.

"Indikasinya pembunuhan, ditemukan terkubur di belakang rumah warga Desa Setren berinisial Spy (PHY) dalam keadaan bekas terbakar," jelas dia.

Ia menjelaskan penemuan kerangka manusia tersebut berawal dari keluarga yang melaporkan hilangnya KM sejak tiga minggu yang lalu.

"Berawal dari laporan orang hilang tersebut, Polisi melakukan penyelidikan," papar dia.

Dari laporan tersebut, polisi kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya mengamankan PHY dan menemukan KM dalam kondisi tinggal kerangka.

Baca juga: Sebelum Tewas, Wanita Tinggal Kerangka di Wonogiri Miliki Hubungan Asmara dengan Residivis Kasus Pembunuhan

"Saat pencarian dan betul berhasil kita temukan adanya kerangka manusia di pekarangan milik Spy (PHY) di Desa Setren Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri," lanjutnya.

Saat ini PHY sudah diamankan di Mapolres Wonogiri untuk dimintai keterangan. Sementara kerangka manusia yang ditemukan, dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi.

"Jasad korban saat ini telah dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara Surakarta untuk dilakukan otopsi guna mengetahui identitas dan penyebab kematian korban," kata dia.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Muhlis Al Alawi | Editor: Robertus Belarminus), Tribun Solo

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com