Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pantau Pengerjaan Proyek BTS di Kojagete, Bupati Sikka Sebut Akhir Agustus Bisa Difungsikan

Kompas.com - 10/08/2023, 06:14 WIB
Serafinus Sandi Hayon Jehadu,
Krisiandi

Tim Redaksi

SIKKA, KOMPAS.com - Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo memantau pembangunan tower base transceiver station (BTS) 4G di Dusun Nanga, Desa Kojagete, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (9/8/2023).

Robi Idong, sapaan Fransiskus Roberto Diogo mengatakan bahwa pembangunan jaringan BTS tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah untuk menjawab kebutuhan dan hak dasar warga Kojagete.

"Pembangunan menara BTS ini merupakan perjuangan yang sangat panjang dan luar biasa, perlu ekstra kerja. Dan hari ini terjawab dengan bukti kita melakukan peletakan batu untuk pembangunan tower BTS," ujarnya.

Baca juga: Tower BTS di Pedalaman Sikka Tak Berfungsi Maksimal, Mahfud MD: Nanti Dibicarakan

Ia berharap masyarakat mendukung pembangunan proyek tersebut hingga selesai, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan secara baik.

"Semoga akhir bulan Agustus semua perangkat sudah dapat diinstalasi oleh pihak operator sehingga masyarakat Kojagete sudah bisa memanfaatkan jaringan," pungkasnya.

Jainudin, tokoh masyarakat Kojagete menuturkan sudah puluhan tahun mereka merindukan jaringan telekomunikasi.

Menurutnya ketiadaan akses jaringan tidak hanya membuat mereka kesulitan untuk mencari informasi, tetapi juga dialami para siswa di wilayah itu.


Bahkan para siswa harus mencari sinyal di atas bukit dengan menempuh perjalanan dua hingga tiga kilometer.

"Dengan adanya tower ini anak-anak kami sudah bisa memanfaatkan jaringan untuk kegiatan pembelajaran di sekolah guru dan siswa tidak perlu harus naik ke gunung mencari sinyal lagi," ucapnya.

Baca juga: Curi Baterai Tower BTS di Magelang, Pelaku Hanya Butuh Waktu 10 Menit untuk Beraksi

Kepala Desa Kojagete Malik menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah terhadap desanya.

Ia juga berharap, selain BTS, pemerintah membangun infrastruktur jalan ke wilayah itu.

"Selain jaringan telekomunikasi juga pembangunan infrastruktur lainnya yang masih sangat minim di Desa Kojagete ini. Kami juga berharap pembangunan harus setara dengan desa di daratan Flores," pintanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Cerita Warga di Ponorogo Tandu Nenek Sejauh 2 Km Berobat, Derita Jalan Rusak Bertahun-tahun

Cerita Warga di Ponorogo Tandu Nenek Sejauh 2 Km Berobat, Derita Jalan Rusak Bertahun-tahun

Regional
Ketua MAKI Siap Bantu Blora Ajukan JR UU HKPD, Bupati Arief Sambut dengan Tangan Terbuka

Ketua MAKI Siap Bantu Blora Ajukan JR UU HKPD, Bupati Arief Sambut dengan Tangan Terbuka

Regional
Liburan Bareng Sekolah, Murid TK di Musi Rawas Tewas Tenggelam di Kolam Renang

Liburan Bareng Sekolah, Murid TK di Musi Rawas Tewas Tenggelam di Kolam Renang

Regional
Wisata Pagubugan Melung di Banyumas: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Wisata Pagubugan Melung di Banyumas: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Tingkatkan Semangat Nasionalisme, Bupati Blora Bagikan Bendera Merah Putih Saat Upacara Hari Lahir Pancasila

Tingkatkan Semangat Nasionalisme, Bupati Blora Bagikan Bendera Merah Putih Saat Upacara Hari Lahir Pancasila

Regional
Arif Sugiyanto Resmi Dapat Rekomendasi dan Surat Tugas dari 3 Partai untuk Pilkada Kebumen

Arif Sugiyanto Resmi Dapat Rekomendasi dan Surat Tugas dari 3 Partai untuk Pilkada Kebumen

Regional
Gempa M 5,2 Guncang Manokwari Papua Barat, Ikut Dirasakan di Biak

Gempa M 5,2 Guncang Manokwari Papua Barat, Ikut Dirasakan di Biak

Regional
Curug Gomblang di Banyumas: Daya Tarik, Jam Buka, dan Rute

Curug Gomblang di Banyumas: Daya Tarik, Jam Buka, dan Rute

Regional
Gempa M 5,2 Guncang Ransiki Papua Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 Guncang Ransiki Papua Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Daftar Bupati melalui PKB, Ketua NU Kabupaten Semarang Siap Jadi Katalisator Koalisi

Daftar Bupati melalui PKB, Ketua NU Kabupaten Semarang Siap Jadi Katalisator Koalisi

Regional
Buntut Kasus Perundungan Siswi SD di Ambon, Polisi Gelar Sosialiasi Stop Bullying di Sekolah

Buntut Kasus Perundungan Siswi SD di Ambon, Polisi Gelar Sosialiasi Stop Bullying di Sekolah

Regional
Masalah Biaya Teratasi, Jenazah TKI Banyumas di Jepang Segera Dipulangkan ke Tanah Air

Masalah Biaya Teratasi, Jenazah TKI Banyumas di Jepang Segera Dipulangkan ke Tanah Air

Regional
Polresta Ambon Beri Trauma Healing untuk Siswi SD Korban Pemerkosaan Oknum Polisi

Polresta Ambon Beri Trauma Healing untuk Siswi SD Korban Pemerkosaan Oknum Polisi

Regional
Sumur Minyak Ilegal Aceh Timur Meledak, BPMA Minta Proses Hukum Pelaku

Sumur Minyak Ilegal Aceh Timur Meledak, BPMA Minta Proses Hukum Pelaku

Regional
Mujito Racuni 4 Kambing Milik Tetangga, Mengaku Sakit Hati karena Tak Boleh Dibeli

Mujito Racuni 4 Kambing Milik Tetangga, Mengaku Sakit Hati karena Tak Boleh Dibeli

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com