Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Pemudik Beli 2 Porsi Ayam dan Minum Dipatok Harga Rp 155.000 di Rest Area Tol Cipali

Kompas.com - 24/04/2023, 12:12 WIB
Maya Citra Rosa

Editor

 

KOMPAS.com - Seorang pemudik bernama Sigit Widodo menceritakan pengalamannya yang kaget dengan harga makanan di rest area Tol Cipali Km 86A.

Pemudik tersebut kaget karena hanya membeli dua porsi ayam dan teh kemasan, si penjual mematok harga Rp 155.000.

"Buat yg sedang istirahat di Rest Area KM 86A Cipali dan ingin ngirit, saya sarankan jgn makan di sini."

"Dua porsi nasi ayam dan teh dalam kemasan harganya Rp 155.000 dan penjualnya ngotot dibayar setelah makan."

"Tapi kalau sdg mau beramal saat lebaran, ya boleh aja," tulisnya di akun Twitter miliknya @Sigitwid, Sabtu (22/4/2023).

Sigit sempat menanyakan harga, namun penjual menyuruhnya agar makan dulu dan dibayar belakangan.

Cuitan tersebut pun viral dan mendapat banyak respons dari netizen.

Baca juga: Astra Tol Cipali Bakal Jatuhi Sanksi Warung Makan yang Patok Harga Tak Wajar

Kios makanan ditutup sementara

Merespons informasi tersebut, PT Astra Tol Cipali sebagai pengelola Tol Cipali memberikan sansi kios makanan tersebut dengan menutup sementara.

Hal ini karena kios tersebut mematok harga tak sesuai sistem.

Sebab, informasi biaya makanan di rest area Tol Cipali telah menggunakan sistem online melalui situs web Cipali86a.isellershop.com.

Di dalamnya sudah tertera harga, menu, dan pemesanan makanan. Artinya, penjual yang memberikan harga tak sesuai dengan website tentu bermasalah.

"Sanksi yang kami berikan kepada pemilik kios, kami akan tutup sementara kios tersebut per besok (24/4/2023)," jelas Section Head Corporate Communication ASTRA Tol Cipali Asri Fajarwati Ridwan kepada Kompas.com pada Minggu (23/4/2023).

Untuk itu, dia berharap tidak akan lagi terjadi hal yang sama di kemudian hari, mengingat dengan sistem pembayaran iseller, pengelola dapat mengecek transaksi setiap tenant.

Baca juga: One Way Arus Balik Mudik Lebaran di Tol Cipali Berlaku Mulai Besok, Simak Jadwal Lengkapnya

"Apabila publik atau pengunjung menemukan ketidaksesuaian harga dari aplikasi tersebut bisa langsung dilaporkan kepada kami," tambahnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Muhdany Yusuf Laksono | Editor : Muhdany Yusuf Laksono)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Curhatan Pemudik di Rest Area Cipali, Kena Getok Harga Beli 2 Porsi Ayam dan Teh Kemasan Rp 155 Ribu

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Presiden Jokowi Berkurban 2 Ekor Sapi di Kabupaten Lingga, Kepri

Presiden Jokowi Berkurban 2 Ekor Sapi di Kabupaten Lingga, Kepri

Regional
Buru Pelaku Lain, Polisi Periksa 35 Saksi Kasus Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Pati

Buru Pelaku Lain, Polisi Periksa 35 Saksi Kasus Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Pati

Regional
Berdalih Perlu Uang untuk Makan, Tukang Parkir di Jambi Mencuri Besi

Berdalih Perlu Uang untuk Makan, Tukang Parkir di Jambi Mencuri Besi

Regional
Kini Dikirim ke Seluruh Indonesia, Keberhasilan Beras Organik Banyuwangi di 18.000 Supermarket

Kini Dikirim ke Seluruh Indonesia, Keberhasilan Beras Organik Banyuwangi di 18.000 Supermarket

Regional
Tercatat, 2.794 Balita di Lebak Kekurangan Gizi

Tercatat, 2.794 Balita di Lebak Kekurangan Gizi

Regional
KPU Buka Pendaftaran Pantarlih Pilkada Solo 2024, Butuh 1.770 Orang, Melek Teknologi Jadi Salah Satu Syarat

KPU Buka Pendaftaran Pantarlih Pilkada Solo 2024, Butuh 1.770 Orang, Melek Teknologi Jadi Salah Satu Syarat

Regional
Kendaraan Bodong yang Disita di Sukolilo Pati Bertambah Jadi 39, Rumah Warga Jadi Tempat Penyimpanan

Kendaraan Bodong yang Disita di Sukolilo Pati Bertambah Jadi 39, Rumah Warga Jadi Tempat Penyimpanan

Regional
Longboat Kecelakaan di Tengah Laut, Seorang Warga Kaimana Papua Barat Masih Dicari Tim SAR

Longboat Kecelakaan di Tengah Laut, Seorang Warga Kaimana Papua Barat Masih Dicari Tim SAR

Regional
Update Status Gunung Slamet Hari Ini: Stasus Waspada, Pemkab Banyumas Siapkan Skenario Terburuk

Update Status Gunung Slamet Hari Ini: Stasus Waspada, Pemkab Banyumas Siapkan Skenario Terburuk

Regional
Detik-detik Polisi Gerebek 'Kampung Bandit' Sukolilo Pati, Amankan Puluhan Kendaraan Bodong

Detik-detik Polisi Gerebek "Kampung Bandit" Sukolilo Pati, Amankan Puluhan Kendaraan Bodong

Regional
2 TPS di Batanghari Ditetapkan PSU, KPU Jambi Tunggu Jadwal dari Pusat

2 TPS di Batanghari Ditetapkan PSU, KPU Jambi Tunggu Jadwal dari Pusat

Regional
BKSDA: Harimau yang Muncul di PTPN 7 Pesawaran Jenis Kucing Emas

BKSDA: Harimau yang Muncul di PTPN 7 Pesawaran Jenis Kucing Emas

Regional
Usai Dipecat Nyabu, Mantan Polisi di Riau Ini Ditangkap karena Edarkan Narkoba

Usai Dipecat Nyabu, Mantan Polisi di Riau Ini Ditangkap karena Edarkan Narkoba

Regional
Hanya Punya 4 Kursi, Gerindra Jadi Favorit Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Semarang

Hanya Punya 4 Kursi, Gerindra Jadi Favorit Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Semarang

Regional
Mahasiswa Sebut Bupati Halmahera Utara yang Bubarkan Demonstrasi Pakai Parang Dilaporkan ke Bareskrim

Mahasiswa Sebut Bupati Halmahera Utara yang Bubarkan Demonstrasi Pakai Parang Dilaporkan ke Bareskrim

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com